Kami Cuma Stempel Perizinan”: Tim Medis Sembalun Mountain Marathon Soroti Manajemen Keselamatan
SEMBALUN, Minggu 20 September 2026 — SkalaNTB Media.Com —
Pelaksanaan ajang lari lintas alam Sembalun Mountain Marathon menuai sorotan dari tim medis yang bertugas dalam kegiatan tersebut. Tim medis menyampaikan kekecewaan terhadap pengelolaan aspek keselamatan dan dukungan operasional selama event berlangsung.
Dalam pernyataan yang disampaikan kepada media, tim medis menilai keberadaan mereka terkesan hanya digunakan untuk memenuhi persyaratan administratif dalam proses perizinan kegiatan. Mereka mempertanyakan sejauh mana rekomendasi dan kebutuhan medis benar-benar menjadi bagian dari perencanaan serta pelaksanaan event di lapangan.
Menurut tim medis, persoalan tersebut menjadi penting karena karakter olahraga trail running memiliki tingkat risiko yang berbeda dengan kegiatan olahraga pada umumnya. Peserta harus melintasi medan terbuka dan ekstrem dengan kemungkinan menghadapi cedera, kelelahan, dehidrasi, maupun kondisi darurat lainnya.
Soroti Tiga Persoalan Utama
Tim medis menyampaikan sedikitnya tiga persoalan yang menurut mereka perlu dievaluasi oleh penyelenggara.
Pertama, dugaan pemanfaatan tim medis sebagai persyaratan perizinan.
Tim medis menyebut keterlibatan mereka dalam dokumen dan kebutuhan perizinan tidak sepenuhnya diikuti dengan dukungan nyata terhadap fungsi medis ketika kegiatan berlangsung.
Kedua, persoalan operasional dan logistik.
Tim medis mengaku tidak mendapatkan dukungan fasilitas, mobilitas, akses menuju titik-titik tertentu, maupun logistik penanganan kondisi darurat yang menurut mereka diperlukan untuk menghadapi karakter medan Sembalun.
Ketiga, dugaan diabaikannya rekomendasi medis.
Tim medis juga menyampaikan bahwa sejumlah pertimbangan dan rekomendasi keselamatan yang diberikan di lapangan disebut tidak selalu menjadi dasar pengambilan keputusan panitia.
«“Lari gunung atau trail running memiliki tingkat risiko cedera dan kedaruratan yang tinggi. Sangat tidak bertanggung jawab apabila aspek medis hanya dijadikan alat pemenuhan syarat perizinan, tetapi kemudian tidak mendapatkan dukungan yang memadai saat pelaksanaan,” ujar perwakilan tim medis.»
Tim medis menilai persoalan tersebut perlu mendapat perhatian serius, bukan hanya menyangkut profesionalisme tenaga medis, tetapi juga berkaitan dengan sistem perlindungan keselamatan para peserta.
Mereka berharap penyelenggara maupun pihak terkait tidak melihat persoalan tersebut semata sebagai persoalan internal, melainkan menjadikannya bahan evaluasi terhadap standar keselamatan penyelenggaraan event olahraga ekstrem dan sport tourism.
Tiga Tuntutan Tim Medis
Atas kondisi yang mereka sampaikan, tim medis meminta adanya langkah konkret dari penyelenggara dan pihak berwenang.
Pertama, evaluasi dan klarifikasi terbuka.
Tim medis meminta panitia memberikan penjelasan mengenai perencanaan, standar keselamatan, serta dukungan medis yang disiapkan selama kegiatan berlangsung.
Kedua, permohonan maaf resmi apabila terbukti terjadi pengabaian.
Tim medis meminta penyelenggara memberikan klarifikasi dan, apabila hasil evaluasi menemukan adanya pelanggaran terhadap kesepakatan atau fungsi tim medis, menyampaikan permohonan maaf secara terbuka.
Ketiga, peninjauan standar keselamatan sport tourism.
Mereka mendorong pihak berwenang untuk mengevaluasi kembali mekanisme dan persyaratan keselamatan dalam penyelenggaraan event olahraga dengan tingkat risiko tinggi, sehingga keterlibatan tenaga medis tidak berhenti pada pemenuhan administrasi.
Tim medis berharap kejadian yang mereka soroti menjadi pembelajaran bagi seluruh pihak. Menurut mereka, keberhasilan sebuah event olahraga bukan hanya diukur dari kelancaran acara dan jumlah peserta, tetapi juga dari sejauh mana penyelenggara mampu memastikan keselamatan peserta serta memberikan ruang yang memadai bagi tenaga medis menjalankan fungsi profesionalnya.
SkalaNTB Media.Com akan memberikan ruang klarifikasi dan hak jawab kepada pihak panitia penyelenggara maupun pihak terkait atas pernyataan yang disampaikan tim medis tersebut.
Laporan: Tim/Red Sumber: Humas Tim Medis Sembalun Mountain Marathon Redaksi: SkalaNTB Media.Com