Kesehatan April 20, 2026

Kepala Puskesmas Pringgarata Sampaikan Permohonan Maaf dan Klarifikasi Terkait Insiden Komunikasi dengan Tenaga Kesehatan

Heri S.
Heri S.
Admin 2 min read
Kepala Puskesmas Pringgarata Sampaikan Permohonan Maaf dan Klarifikasi Terkait Insiden Komunikasi dengan Tenaga Kesehatan
Kepala Puskesmas Pringgarata Sampaikan Permohonan Maaf dan Klarifikasi Terkait Insiden Komunikasi dengan Tenaga Kesehatan

PRINGGARATA,20 April 2026,SkalaNTB Media –

Kepala Puskesmas Pringgarata, Hawrozi S.Tr.kes,. memberikan klarifikasi resmi terkait rekaman pembicaraan yang dinilai mengandung unsur intimidasi terhadap tenaga kesehatan (nakes) di lingkungan kerjanya pukul 08.00. Dalam pertemuan yang dihadiri oleh Kepala Dinas,KTU, Teman-teman Nakes Paruh Waktu di Lingkungan pringga Puskesmas Pringga Rata. Kapus Hawrozi,S.Rr.Kes,. secara terbuka mengakui kekeliruan dalam cara berkomunikasi yang terjadi beberapa waktu lalu.

Berikut adalah poin-poin utama klarifikasi tersebut:

1.Kapus Pringgarata mengakui bahwa gaya bicara yang terekam dalam video/audio yang beredar adalah tindakan yang kurang tepat. Beliau menyatakan bahwa ucapan tersebut terjadi secara spontan karena faktor emosi dan bukan merupakan kebijakan institusi yang direncanakan. Beliau memohon maaf kepada seluruh nakes dan pihak-pihak yang merasa tersinggung atas pernyataan tersebut.

  1. Komitmen Perbaikan Komunikasi Sebagai bentuk tanggung jawab, Kapus Pringgarata berkomitmen untuk memperbaiki pola komunikasi dengan seluruh staf dan rekan kerja di masa mendatang agar tercipta lingkungan kerja yang lebih harmonis dan profesional.

  2. Terkait isu dukungan terhadap nakes, Kapus menjelaskan bahwa pihak manajemen sebenarnya telah mengupayakan perbaikan status nakes sejak awal. Beberapa langkah yang telah dilakukan antara lain:

Mengusulkan peningkatan status nakes hingga saat ini sudah menjadi Pegawai PPPK paruh Waktu atau Pegawai Paruh Waktu.

Proses administratif telah dijalankan mulai dari tingkat Puskesmas hingga ke Dinas Kesehatan Kabupaten untuk penerbitan SK.

Mengakui adanya keterbatasan anggaran daerah yang mempengaruhi nominal gaji saat ini, namun terus mengupayakan kesejahteraan melalui jalur lain seperti insentif perjalanan (Puskesmas Keliling/Posyandu) dan dana kapitasi.

  1. Klarifikasi ini disampaikan langsung di hadapan para tenaga kesehatan dengan harapan masalah ini dapat diselesaikan dengan baik tanpa adanya rasa saling tidak percaya di masa depan. Acara diakhiri dengan komitmen bersama untuk kembali fokus pada pelayanan kesehatan masyarakat.

Laporan :Man Redaksi : SkalaNTB Media.

share Bagikan Artikel

WhatsApp Facebook Post
Link berhasil disalin!

Komentar (0)

Comments are coming soon...