Lombok Timur June 16, 2026

GEMURUH DI TANAH SASAK: HARI KEDUA ROAD SHOW PERESEAN RUMBUK BANJIR ANTUSIASME, SAKSI BERKUMPULNYA PARA MAESTRO DAN TOKOH LEGENDARIS

Heri S.
Heri S.
Admin 4 min read
GEMURUH DI TANAH SASAK: HARI KEDUA ROAD SHOW PERESEAN RUMBUK BANJIR ANTUSIASME, SAKSI BERKUMPULNYA PARA MAESTRO DAN TOKOH LEGENDARIS
GEMURUH DI TANAH SASAK: HARI KEDUA ROAD SHOW PERESEAN RUMBUK BANJIR ANTUSIASME, SAKSI BERKUMPULNYA PARA MAESTRO DAN TOKOH LEGENDARIS

Lombok Tengah Guncang Markas Tuan Rumah Rumbuk, Amaq Mila Berharap Regenerasi Pepadu, Pejabat Daerah Siap Kepung Arena Besok Rabu!

​RUMBUK, LOMBOK TIMUR Selasa 16 Juni 2026,SkalaNTB Media.Com–

Gema tabuhan Gendang Presean berpadu riuh sorak-sorai penonton kembali membakar atmosfer Lapangan Desa Rumbuk, Kecamatan Sakra, Kabupaten Lombok Timur. Memasuki hari kedua gelaran akbar "Road Show Peresean Makmur Mendunia", antusiasme masyarakat kian meledak. Ratusan pasang mata menyemut memadati sekeliling arena (Presean) demi menyaksikan dari dekat pertarungan harga diri dan ketangkasan para ksatria Sasak.

​Flashback Pembukaan (Senin, 15 Juni 2026): Bentrokan Awal Dua Paguyuban Besar ​Ajang ini resmi dibuka pada Senin kemarin dengan atmosfer yang sangat megah. Pembukaan langsung dihentak oleh kehadiran Paguyuban Lokon Sejati dari Lombok Tengah yang langsung menantang Paguyuban Pusaka Jati.

​Pertarungan pembuka tersebut langsung menyajikan partai hidup-mati antar pepadu elit berjuluk sangar: ​Lokon Sejati (Lombok Tengah): Menurunkan pepadu legendaris Tongkat Pencabut Nyawa dan R. Daha.

​Pusaka Jati: Melawan sengit dengan barisan ksatria terbaiknya, yaitu Pangeran Pejanggik, Pangeran Masbagik, dan Siluman Rantok Mas.

​Hari Ini (Selasa, 16 Juni 2026): Lombok Tengah Guncang Markas Tuan Rumah Rumbuk ​Melanjutkan tensi panas hari pertama, hari ini giliran petarung tangguh Lombok Tengah kembali datang mengguncang arena, menantang langsung petarung-petarung tuan rumah Desa Rumbuk, Lombok Timur.

​Pertempuran darah dan harga diri hari ini mempertemukan Paguyuban Panji Utara (Lombok Timur) melawan Paguyuban Lombok Tengah dalam laga yang menguras adrenalin: ​Paguyuban Panji Utara (Lombok Timur): Mengandalkan kelihaian pepadu andalannya; Raodeng, Pangeran Utara, Pangeran Panji, dan Bebek Ngoncer. ​Paguyuban Lombok Tengah: Menerjunkan lima petarung boundaries tangguh; Pansek Montong, Kancil Putih, Kelincer, Kidung Senja, dan Tanak Turas.

​Di pinggir arena, tokoh pemuda sekaligus penggerak media Amaq Mila Sebole-bole dalam sambutannya menyampaikan pesan mendalam bagi masa depan adat Sasak. Ia menegaskan harapannya agar lewat ajang besar seperti ini, akan terus lahir dan tumbuh regenerasi petarung atau pepadu-pepadu muda yang handal di pulau tercinta ini.

​Hari Rabu (17 /06) akan menjadi saksi Sejarah: Berkumpulnya Para Maestro dan Pejabat Daerah ​Hari ketiga besok juga menjadi sangat sakral dengan hadirnya barisan tokoh penting Daerah,dan Akan Dihadiri Langsung Oleh Pejabat seperti H. Lalu Sajim Sastrawan (Pengerakse Majelis Adat Sasak) dan Ahmad Maksum (Ketua Forum NTB Makmur Mendunia).

Kehadiran para petarung legendaris senior (pepadu legend) yang turun gunung memberikan wejangan luhur, menegaskan filosofi Peresean: bermusuh hanya di atas arena di balik sabetan penjalin, namun kembali menjadi saudara begitu genderang berhenti bertabuh.

​Dukungan penuh dari Gubernur NTB H. Lalu Muhamad Iqbal, Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin, serta Bank NTB Syariah berhasil mengangkat kelas festival budaya ini menjadi tontonan yang aman, profesional, dan berkelas internasional, didukung dokumentasi multi-platform dari dkliknews.com dan sebelebobe 360. ​"Peresean ini adalah darah perjuangan dan tarian para pemberani. Ketika ribuan masyarakat tumpah ruah dan para maestro berkumpul, kita sedang mengirim pesan kuat kepada dunia: adat Sasak tidak pernah redup, ia justru kian membara!" > — Ahmad Maksum, Ketua Forum NTB Makmur Mendunia.

​Jadwal Besok Rabu (17 Juni 2026): Laga Akbar "Siluman Adi Luhung" vs "Tameng Sejagat" ​Panitia memastikan bahwa tensi pertandingan akan mencapai salah satu titik didihnya pada Rabu, 17 Juni 2026 besok. Akan diturunkan petarung handal dari Paguyuban Raksa Pulau Lombok, sang maestro berjuluk Siluman Adi Luhung, yang dijadwalkan bertarung satu lawan satu melawan pepadu tangguh Tameng Sejagat dari Pringgarata, Lombok Tengah.

​Laga panas besok dipastikan akan menyedot perhatian luar biasa. Seluruh jajaran pejabat yang ada di wilayah Rumbuk (lokasi acara), termasuk para anggota Dewan yang tengah menjabat, telah mengonfirmasi kehadiran mereka untuk duduk di barisan penonton demi menyaksikan langsung laga akbar yang sarat gengsi ini. ​Selanjutnya, mulai Kamis tanggal 18 Juni 2026 hingga Puncak Acara pada Senin, 22 Juni 2026, panitia menjamin bahwa tensi tidak akan diturunkan sedikit pun karena petarung-petarung inti dan paling handal se-tanah Sasak akan terus digulirkan masuk ke dalam arena.

Laporan : Tim/Red Redaksi. :SkalaNTB Media.Com

share Bagikan Artikel

WhatsApp Facebook Post
Link berhasil disalin!

Komentar (0)

Comments are coming soon...