SOSIAL January 20, 2026

Muhrim Rajasa Angkat Bicara, Sesalkan Aspirasi Mahasiswa Tak Tersampaikan ke Bupati Lombok Timur

Heri S.
Heri S.
Admin 2 min read
Muhrim Rajasa Angkat Bicara, Sesalkan Aspirasi Mahasiswa Tak Tersampaikan ke Bupati Lombok Timur
Muhrim Rajasa Angkat Bicara, Sesalkan Aspirasi Mahasiswa Tak Tersampaikan ke Bupati Lombok Timur

Lombok Timur, 20 Januari 2026.

Wakil Ketua DPD II KNPI Lombok Timur Bidang Infrastruktur dan Pembangunan, Muhrim Rajasa, menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa terhambatnya penyampaian aspirasi mahasiswa kepada Bupati Lombok Timur.

Muhrim menilai, penyampaian aspirasi seharusnya berlangsung secara aman, damai, dan bermartabat. Namun sangat disayangkan, mahasiswa justru dihadang dengan cara-cara yang menurutnya menyerupai tindakan premanisme.

“Mahasiswa adalah bagian dari rakyat terdidik, terlatih, terpimpin, dan intelektual. Mereka bukan kelompok yang patut dihadapi dengan cara-cara kasar atau konfrontatif. Aspirasi mereka adalah hak konstitusional yang wajib diterima dan didengarkan,” tegas Muhrim.

Ia menambahkan, seorang pemimpin seharusnya tidak anti kritik. Justru kemajuan suatu daerah lahir dari saran, masukan, bahkan kritik yang disampaikan oleh masyarakat, khususnya mahasiswa.

“Mahasiswa bukan hanya sumber daya manusia daerah, tetapi SDM bangsa Indonesia dan harapan masa depan bangsa. Jangan hadapi mereka dengan otot, melainkan dengan ruang dialog, diskusi, dan perdebatan yang bijak agar setiap aspirasi bisa melahirkan solusi,” lanjutnya.

Selain itu, Muhrim juga menyampaikan seruan kepada Ketua DPD II KNPI Lombok Timur, jajaran pengurus, serta seluruh OKP dan PK agar tetap solid dan bersatu. Ia menekankan pentingnya saling membela ketika ada bagian dari keluarga besar organisasi kepemudaan yang mengalami intimidasi atau perlakuan tidak adil saat menyampaikan aspirasi.

“Kami berharap Ketua DPD II KNPI Lombok Timur tidak tinggal diam ketika jajaran kita, termasuk kawan-kawan mahasiswa yang juga bagian dari OKP, mengalami penghadangan dalam menyampaikan aspirasi. Kita harus kompak, solid, dan saling membela,” ujarnya.

Muhrim menegaskan bahwa KNPI bersama OKP dan PK harus berdiri di barisan rakyat serta melawan segala bentuk kepemimpinan yang otoriter dan tidak berpihak pada kepentingan masyarakat Lombok Timur.

“Kita harus bersatu, saling menjaga, dan tidak takut melawan rezim atau kebijakan yang menutup ruang aspirasi rakyat,” tutup Muhrim

share Bagikan Artikel

WhatsApp Facebook Post
Link berhasil disalin!

Komentar (0)

Comments are coming soon...