Zakat yang Menghidupkan Kepedulian: Langkah Nyata BAZNAS Lotim Meringankan Beban Keluarga PMI
SELONG, Senin 21 September 2026, SkalaNTB Media.Com
Di tengah duka kehilangan seorang anak sekaligus tulang punggung keluarga, kepedulian hadir untuk menguatkan keluarga almarhum Samsudin (28), Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Dusun Lengkok Ratu, Desa Kesik, Kecamatan Masbagik, yang meninggal dunia saat bekerja di Malaysia.
Dandim 1615/Lombok Timur bersama Ketua BAZNAS Kabupaten Lombok Timur, H. Muhammad Kamli, Camat Masbagik, Kepala Desa Kesik, serta tokoh masyarakat mendatangi rumah duka untuk menyampaikan belasungkawa sekaligus menyerahkan bantuan kepada keluarga almarhum.
Samsudin bekerja di sektor perkebunan kelapa sawit di Kluang, Johor, Malaysia sejak 2023 melalui jalur resmi. Ia meninggal dunia pada 14 September 2026 setelah tertimpa pohon sawit yang tumbang akibat hujan deras dan angin kencang di lokasi kerja.
Jenazah Samsudin kemudian dipulangkan ke kampung halaman dan tiba di rumah duka pada Minggu (20/9/2026). Setelah disalatkan di Masjid Al-Islah, almarhum dimakamkan di Pemakaman Umum Mentagi, Desa Kesik.
Zakat Hadir di Tengah Duka
Dalam kunjungan tersebut, BAZNAS Kabupaten Lombok Timur menyalurkan bantuan kemanusiaan melalui instrumen zakat, infak, dan sedekah (ZIS).
Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan keluarga yang ditinggalkan setelah kehilangan salah satu anggota keluarga yang selama ini bekerja sebagai PMI.
Ketua BAZNAS Lombok Timur, H. Muhammad Kamli, mengatakan bahwa kepedulian kepada keluarga yang tertimpa musibah merupakan bagian dari tanggung jawab sosial lembaga zakat.
«“Musibah yang menimpa saudara kita, almarhum Samsudin, adalah duka kita bersama. Kehadiran kami bukan sekadar penyerahan bantuan formal, melainkan wujud empati dan solidaritas. Kami ingin memastikan keluarga almarhum tidak merasa berjuang sendirian di masa-masa sulit ini,” ujar H. Muhammad Kamli.»
Menurutnya, zakat, infak, dan sedekah tidak hanya menjadi instrumen ibadah, tetapi juga dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan.
Sinergi Kepedulian
Penyaluran bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya BAZNAS Lombok Timur untuk memastikan dana ZIS dapat disalurkan secara responsif kepada masyarakat yang membutuhkan, termasuk keluarga yang menghadapi musibah dan kondisi darurat.
Sinergi antara BAZNAS, Kodim 1615/Lombok Timur, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi bentuk nyata gotong royong dalam menghadapi persoalan sosial.
Bagi keluarga Samsudin, bantuan tersebut tentu tidak menghapus rasa kehilangan. Namun, kepedulian yang hadir di tengah suasana duka menjadi penguat bahwa mereka tidak menghadapi masa sulit seorang diri.
Laporan: Tim/Red Sumber: Humas BAZNAS Lombok Timur Penulis: Fikri Putra Revolusi Redaksi: SkalaNTB Media.Com