YAPENTARA Jalin Kerja Sama dengan Yayasan Pesantren Ma’rifatul Falah Lombok Barat
Lombok Barat, 29 Mei 2026_Yayasan Pendidikan Hendrajat Dumantara (YAPENTARA) resmi menjalin kerja sama strategis melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Yayasan Pendidikan Pesantren Ma’rifatul Falah Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat.
Penandatanganan MoU dilakukan langsung oleh Ketua Umum YAPENTARA, Dr. Hendra Sudrajat, S.H., M.H., Adv., bersama Ketua Yayasan Pendidikan Pesantren Ma’rifatul Falah Lombok Barat, Dr. Muhammad Arifin, M.Pd., di Pondok Pesantren Ma’rifatul Falah Banyumulek, Kediri, Lombok Barat, pada Rabu, 27 Mei 2026, bertepatan dengan momentum Hari Raya Idul Adha 1447 H.
Kerja sama ini bertujuan memperkuat sinergi dalam bidang pendidikan, pengembangan pesantren, peningkatan kualitas sumber daya manusia, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat berbasis nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.
Dalam sambutannya, Dr. Hendra Sudrajat menyampaikan bahwa kolaborasi antar lembaga pendidikan dan pesantren menjadi langkah strategis dalam menghadapi tantangan pendidikan di era globalisasi dan digitalisasi.
“Pesantren dan lembaga pendidikan harus mampu menjadi pusat pembentukan karakter, keilmuan, serta kepemimpinan generasi masa depan yang unggul dan berintegritas,” ujarnya.
Ketum Alumni PuP PPNK Angkatan 37 Lemhannas RI tersebut juga menegaskan komitmen YAPENTARA dalam mendorong lahirnya ekosistem pendidikan yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada penguatan moral kebangsaan serta nilai-nilai keislaman.
Sementara itu, Dr. Muhammad Arifin, M.Pd. menyambut baik kerja sama tersebut dan berharap MoU ini mampu melahirkan berbagai program nyata yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat, khususnya dalam penguatan pendidikan pesantren dan pembangunan SDM yang unggul serta berakhlakul karimah.
Menurutnya, pesantren memiliki peran penting sebagai pusat pendidikan karakter dan pengembangan moral generasi bangsa. Karena itu, kolaborasi dengan YAPENTARA diharapkan dapat memperkuat kualitas kelembagaan pesantren sekaligus memperluas jaringan kemitraan pendidikan di tingkat regional maupun nasional.
Melalui kerja sama ini, kedua yayasan optimistis dapat menghadirkan inovasi dan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan di Provinsi Nusa Tenggara Barat serta memperkuat jaringan pendidikan berbasis pesantren di Indonesia.
Adapun program yang direncanakan dalam kerja sama tersebut meliputi seminar nasional, pelatihan kepemimpinan, penguatan riset dan publikasi ilmiah, pertukaran sumber daya akademik, hingga program pemberdayaan masyarakat berbasis pesantren.