Perempuan NTB Bangkit! Srikandi PP Kukuhkan DPC Sumbawa dan Lombok Timur
MATARAM, 22 Agustus 2026 — Semangat pemberdayaan perempuan di Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali menguat. DPW Srikandi Pemuda Pancasila (PP) NTB menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) sekaligus mengukuhkan kepengurusan DPC Srikandi Kabupaten Sumbawa dan Kabupaten Lombok Timur.
Kegiatan yang berlangsung di Mataram tersebut dihadiri Ketua DPW Srikandi NTB Sri Rezky Kato, Sekretaris DPW Srikandi NTB Siti Faridha Patiroi, jajaran DPW Srikandi NTB serta sejumlah undangan.
Turut hadir Ketua MPW Pemuda Pancasila NTB Eddy Sopian, ST dan Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Sumbawa Sahruddin Sandy, LB. Kehadiran jajaran Pemuda Pancasila menjadi bentuk dukungan terhadap penguatan peran perempuan melalui organisasi Srikandi.
Ketua DPW Srikandi NTB Sri Rezky Kato menegaskan bahwa Muscab dan pelantikan tersebut bukan sekadar seremoni organisasi, melainkan momentum untuk memperkuat peran perempuan di tengah masyarakat.
«“Kami ingin Srikandi hadir nyata di tengah masyarakat, bukan hanya pada saat pemilu. Srikandi harus menjadi rumah bagi perempuan untuk belajar berorganisasi, berwirausaha, melek politik, dan berani bersuara,” ujar Sri Rezky.»
Menurutnya, perempuan di Sumbawa dan Lombok Timur memiliki potensi besar, mulai dari pelaku UMKM, petani, guru hingga aktivis desa. Karena itu, organisasi harus mampu membuka akses, memberikan pelatihan serta mengawal kebijakan yang berpihak kepada perempuan dan anak.
Sri Rezky juga meminta pengurus yang baru dikukuhkan untuk menjaga kekompakan dan membangun komunikasi dengan pemerintah daerah, DPRD serta seluruh elemen masyarakat.
«“Mari kita jadikan Srikandi sebagai mitra strategis pembangunan. NTB maju hanya bisa terwujud jika perempuannya kuat, mandiri, dan berdaya,” tegasnya.»
Empat Prioritas Program
Sekretaris DPW Srikandi NTB Siti Faridha Patiroi mengatakan, setelah pelantikan, pengurus DPC harus segera bergerak menyusun program kerja yang terukur.
Sedikitnya ada empat program prioritas yang akan didorong, yakni penguatan ekonomi perempuan melalui pelatihan UMKM dan akses permodalan, literasi digital, pendidikan politik, serta pendampingan hukum dan sosial bagi perempuan dan anak korban kekerasan.
«“Tugas kita sekarang adalah bergerak cepat dan terukur. Setelah dilantik, DPC harus langsung menyusun program kerja 100 hari pertama,” katanya.»
Siti memastikan DPW Srikandi NTB akan memberikan dukungan penuh kepada DPC melalui pelatihan, penguatan jaringan dan advokasi kepada pemerintah provinsi.
Ia juga meminta seluruh pengurus turun langsung ke desa untuk mendengar persoalan masyarakat dan menjadikannya sebagai dasar penyusunan program.
Pemuda Pancasila Siap Bersinergi
Ketua MPW Pemuda Pancasila NTB Eddy Sopian, ST, mengapresiasi langkah Srikandi NTB dalam memperkuat struktur organisasi hingga tingkat kabupaten.
«“Perempuan adalah tiang negara. Jika perempuannya kuat, maka keluarga kuat, masyarakat kuat, dan daerah pun akan maju,” ujarnya.»
Eddy menegaskan Pemuda Pancasila NTB siap bersinergi dengan Srikandi dalam menjalankan berbagai program, terutama yang berkaitan dengan penguatan ekonomi kerakyatan dan ketahanan sosial masyarakat.
Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Sumbawa Sahruddin Sandy, LB, juga menyatakan kesiapan organisasinya untuk menjadi mitra strategis DPC Srikandi Sumbawa.
“Kita punya PR yang sama yaitu mengangkat UMKM, memberantas kemiskinan, dan menjaga nilai-nilai kebangsaan. Saya berharap setelah pelantikan ini, Srikandi Sumbawa langsung turun ke desa-desa,” katanya.
Srikandi Sumbawa dan Lotim Siap Bergerak
Ketua DPC Srikandi Kabupaten Sumbawa Sri Rahayu menyatakan siap menjalankan amanah organisasi dengan fokus pada pemberdayaan perempuan di sektor pertanian, peternakan dan UMKM.
«“Kami akan turun langsung, membentuk kelompok usaha, memberikan pelatihan, dan membuka akses pasar. Perempuan Sumbawa harus mandiri secara ekonomi dan punya peran dalam pembangunan daerah,” ujarnya.»
Sementara itu, Ketua DPC Srikandi Kabupaten Lombok Timur Husnul Fajri, SH, menegaskan pihaknya akan memprioritaskan pendidikan politik bagi perempuan muda serta pendampingan hukum bagi perempuan dan anak.
«“Kami ingin melahirkan kader-kader perempuan yang cerdas, berani bersuara, dan paham hak-haknya. Srikandi Lotim siap menjadi jembatan antara masyarakat dengan pemerintah,” kata Husnul.»
Pelantikan ditandai dengan penyerahan bendera pataka dan pembacaan SK kepengurusan oleh DPW Srikandi NTB.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan konsolidasi program kerja antara DPW dan kedua DPC yang baru dikukuhkan.
DPW Srikandi NTB menargetkan seluruh kabupaten/kota di NTB memiliki kepengurusan definitif sebelum akhir 2026. Target tersebut diharapkan menjadi pijakan untuk memperkuat gerakan perempuan dari tingkat provinsi hingga akar rumput.
SkalaMedia.com | NTB