Lombok Timur August 08, 2026

Muaythai NTB Berjuang di Kejurnas Bekasi, Ketua Muaythai Sumbawa Soroti Minimnya Dukungan KONI NTB

Heri S.
Heri S.
Admin 3 min read
Muaythai NTB Berjuang di Kejurnas Bekasi, Ketua Muaythai Sumbawa Soroti Minimnya Dukungan KONI NTB
Muaythai NTB Berjuang di Kejurnas Bekasi, Ketua Muaythai Sumbawa Soroti Minimnya Dukungan KONI NTB

Bekasi, 8 Agustus 2026 — Para atlet Muaythai Nusa Tenggara Barat (NTB) tampil serius membawa nama daerah dalam Kejuaraan Nasional Muaythai di Bekasi. Di balik perjuangan tersebut, muncul sorotan dari Ketua Muaythai Kabupaten Sumbawa, Syahruddin Sandi L.B., terkait dukungan KONI NTB terhadap kontingen yang berlaga di tingkat nasional.

Syahruddin yang menyaksikan langsung perjuangan atlet NTB di Bekasi mengaku prihatin melihat kondisi kontingen. Menurutnya, atlet dan pengurus telah bekerja keras mempersiapkan diri, namun dukungan kelembagaan yang diterima dinilai belum sebanding dengan sejumlah provinsi lain.

«“Saya melihat sendiri bagaimana atlet-atlet kita bertanding dengan semangat luar biasa. Pengurus juga bekerja keras mengurus keberangkatan, akomodasi, dan teknis pertandingan. Tapi jujur, saya merasa iri melihat dukungan KONI provinsi lain kepada cabang olahraga mereka. Sangat jauh berbeda dengan KONI NTB,” ujar Syahruddin, Jumat (8/8/2026).»

Atlet Tetap Berjuang Membawa Nama NTB

Menurut Syahruddin, para atlet Muaythai NTB telah menjalani persiapan serius sebelum bertolak ke Bekasi. Seleksi atlet, latihan, pemusatan latihan hingga persiapan keberangkatan dilakukan dengan berbagai keterbatasan.

“Anak-anak ini berangkat dengan tekad membawa nama NTB. Mereka latihan pagi sore, menjaga pola makan, dan siap bertarung di level nasional. Pengurus juga turun langsung mendampingi. Ini bentuk keseriusan kami,” katanya.

Ia menegaskan, perjuangan para atlet bukan sekadar untuk kepentingan pribadi, tetapi membawa nama Kabupaten Sumbawa dan Provinsi NTB di tingkat nasional.

“Kami Seperti Berjuang Sendiri”

Syahruddin menilai perhatian KONI NTB terhadap Muaythai masih perlu ditingkatkan. Ia membandingkan kondisi tersebut dengan dukungan yang diberikan sejumlah KONI provinsi lain kepada atlet mereka.

“KONI NTB jangankan melepas atlet secara resmi, menyapa saja sangat sungkan. Tidak ada kehadiran, tidak ada motivasi, tidak ada bentuk dukungan. Padahal ini Kejuaraan Nasional,” ungkapnya.

Menurutnya, kehadiran pimpinan atau pengurus KONI di arena pertandingan bukan hanya persoalan seremoni, tetapi juga dapat memberikan motivasi dan rasa dihargai kepada atlet yang sedang berjuang.

“Lihat KONI Jawa Barat, Jawa Timur, DKI. Mereka hadir, memberi semangat, dan bangga dengan atletnya. Kami di NTB justru merasa seperti berjuang sendiri. Padahal atlet ini membawa nama NTB, bukan nama pribadi,” tegasnya.

Jangan Sampai Atlet Kehilangan Semangat

Syahruddin khawatir minimnya dukungan dapat memengaruhi mental atlet serta keberlanjutan pembinaan Muaythai di NTB.

“Kalau begini terus, bagaimana kita bisa bicara prestasi? Bagaimana kita mau target PON? Atlet butuh rasa memiliki dari induk organisasinya. Kalau tidak ada dukungan, mereka bisa patah semangat,” ujarnya.

Ia berharap persoalan dukungan terhadap cabang olahraga dapat menjadi bahan evaluasi bersama. Menurutnya, pembinaan atlet membutuhkan sistem yang konsisten, mulai dari pencarian bibit, pelatihan, kompetisi, hingga pendampingan saat atlet tampil di tingkat nasional.

Minta KONI NTB Lebih Perhatikan Semua Cabor

Muaythai Kabupaten Sumbawa berharap KONI NTB memberikan perhatian secara proporsional kepada seluruh cabang olahraga.

“Kami tidak minta yang berlebihan. Cukup hadir, beri semangat, beri dukungan administrasi dan pembinaan. Hargai kerja keras atlet dan pelatih. Jangan biarkan kami merasa seperti anak tiri di rumah sendiri,” harap Syahruddin.

Ia juga meminta Pemerintah Provinsi NTB dan DPRD NTB ikut memperhatikan sistem pembinaan olahraga daerah agar program dan anggaran yang tersedia benar-benar memberikan dampak bagi atlet serta cabang olahraga.

“Prestasi tidak lahir dari semangat saja. Prestasi lahir dari sistem, dukungan, dan keberpihakan. Tolong KONI NTB buktikan bahwa NTB serius membangun olahraga,” pungkasnya.

Muaythai Sumbawa Terus Lakukan Pembinaan

Muaythai Kabupaten Sumbawa selama ini terus mendorong pembinaan atlet mulai usia dini hingga senior. Para atlet binaan telah mengikuti berbagai kejuaraan tingkat daerah, regional hingga nasional.

Keterbatasan dukungan, menurut pengurus, tidak boleh menjadi alasan untuk menghentikan pembinaan. Mereka berkomitmen tetap mendampingi atlet dan berupaya membawa nama baik Sumbawa serta NTB di setiap kejuaraan.

share Bagikan Artikel

WhatsApp Facebook Post
Link berhasil disalin!

Komentar (0)

Comments are coming soon...