NTB March 29, 2026

Miris! 17 Jamaah Umroh Asal Lombok Terlantar di Mekkah: Diusir dari Hotel dan Terpaksa Biayai Hidup Mandiri

Heri S.
Heri S.
Admin 2 min read
Miris! 17 Jamaah Umroh Asal Lombok Terlantar di Mekkah: Diusir dari Hotel dan Terpaksa Biayai Hidup Mandiri
Miris! 17 Jamaah Umroh Asal Lombok Terlantar di Mekkah: Diusir dari Hotel dan Terpaksa Biayai Hidup Mandiri

MATARAM, NTB_SkalaNTB Media - Nasib malang menimpa puluhan jamaah umroh asal Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat, yang kini terlantar di Tanah Suci tanpa kepastian. Sebanyak 17 orang dari total 24 jamaah dilaporkan masih tertahan di Mekkah karena pihak travel belum memberikan tiket kepulangan. ​ ​​Novi, salah satu anak jamaah yang terdampak, menyampaikan kondisi memprihatinkan yang dialami orang tuanya. Menurutnya, rombongan tidak hanya kehilangan hak atas fasilitas yang telah dibayar, tetapi juga mengalami tekanan psikologis di negeri orang.

​"Keadaan mereka sangat memprihatinkan. Bukan hanya terlantar, mereka bahkan sempat diusir dari penginapan. Sekarang, biaya makan sehari-hari pun harus ditanggung sendiri mencapai Rp400 ribu per orang setiap harinya. Padahal semua itu seharusnya tanggung jawab penuh travel," ungkap Novi dengan nada emosional saat ditemui awak media.

​Pihak keluarga kini menaruh harapan besar kepada Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk segera mengintervensi kasus ini. Mengingat para jamaah adalah warga NTB yang sedang mengalami kesulitan di luar negeri, langkah Diplomasi dan bantuan darurat sangat diharapkan. ​ ​Evakuasi Segera: Memohon Pemprov NTB memfasilitasi kepulangan 17 jamaah yang masih tertahan. ​Dan meminta aparat penegak Hukum dan Kementerian Agama untuk memberikan sanksi berat hingga pencabutan izin operasional terhadap PT. E N dan oknum An. HT. ​Dan memastikan adanya ganti rugi atas kerugian materiil dan moril yang dialami jamaah. ​"Kami berharap ada keadilan dan solusi nyata. Sangat miris melihat nasib mereka, semoga pihak terkait segera bertindak sebelum kondisi fisik dan mental para jamaah semakin menurun," pungkas Novi.

Penulis: Bagoes Editor,Sukarman Redaksi : SkalaNTB Media

share Bagikan Artikel

WhatsApp Facebook Post
Link berhasil disalin!

Komentar (0)

Comments are coming soon...