SOSIAL July 03, 2026

Mengetuk Pintu Hati di Pesisir dan Perkebunan: Langkah Nyata BAZNAS Lotim Memuliakan Sektor Informal

Heri S.
Heri S.
Admin 2 min read
Mengetuk Pintu Hati di Pesisir dan Perkebunan: Langkah Nyata BAZNAS Lotim Memuliakan Sektor Informal
Mengetuk Pintu Hati di Pesisir dan Perkebunan: Langkah Nyata BAZNAS Lotim Memuliakan Sektor Informal

LOMBOK TIMUR,Jum'at 3 juli 2026,SkalaNTB Media.Com –

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lombok Timur terus memperluas jangkauan kebermanfaatannya dengan menyasar sektor-sektor informal yang selama ini belum terkelola secara maksimal. Langkah nyata ini diwujudkan melalui pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) UMKM Sunrise Point di kawasan pesisir Labuan Haji, sekaligus menggelar sosialisasi edukasi zakat pertanian bagi para petani kelapa pada Kamis (2/7).

Langkah proaktif ini diambil bukan semata-mata untuk mengumpulkan dana, melainkan sebagai upaya mengetuk pintu hati para pelaku usaha kecil dan petani agar bersama-sama membangun ekosistem ekonomi yang berkeadilan. BAZNAS Lotim ingin memastikan bahwa setiap tetes keringat pelaku sektor informal di pesisir dan perkebunan dapat bertransformasi menjadi energi kebaikan bagi sesama.

Ketua BAZNAS Lombok Timur, H. Muhammad Kamli, menegaskan bahwa pembentukan UPZ di sektor UMKM kuliner dan agraria ini mengusung misi mulia untuk memuliakan para pelaku usaha itu sendiri. Zakat yang dihimpun dari bawah, nantinya akan dikelola secara profesional dan disalurkan kembali dalam bentuk program pemberdayaan ekonomi.

“Ini adalah siklus kebaikan ekonomi yang berputar. Dana yang dikumpulkan dari para pelaku usaha akan kami kembalikan lagi untuk memperkuat modal usaha UMKM lainnya. Ini menjadi stimulus nyata dalam mempercepat pengentasan kemiskinan di Lombok Timur, berbasis pada kemandirian usaha kecil,” ujar H. Muhammad Kamli.

Selain membentuk UPZ di pusat kuliner pesisir, BAZNAS Lotim juga memberikan edukasi mendalam kepada para petani kelapa. Selama ini, para petani terbiasa memberikan santunan secara personal dan spontan. Melalui sosialisasi ini, mereka diajak untuk beralih menggunakan jalur resmi lembaga. Pengelolaan zakat pertanian yang terpusat ini bertujuan agar distribusi bantuan menjadi lebih adil, merata, terukur, dan tepat sasaran bagi para mustahik (penerima zakat) yang benar-benar membutuhkan di seluruh pelosok daerah.

Guna menjaga kepercayaan masyarakat, integrasi UPZ baru ini didukung penuh oleh sistem digitalisasi menuju era BAZNAS Smart. Kehadiran teknologi ini membuka pintu transparansi selebar-lebarnya, sehingga para muzaki (pemberi zakat) dapat memantau langsung aliran dana yang mereka titipkan.

Melalui gerakan menyisir pesisir dan perkebunan ini, BAZNAS Lombok Timur kembali membuktikan bahwa zakat bukan sekadar ritual spiritual tahunan. Lebih dari itu, ia adalah instrumen penggerak roda ekonomi yang kuat dan membumi—mampu menghubungkan berkah dari hulu pertanian kelapa hingga ke hilir konsumsi para pelaku UMKM.

Laporan : Tim/Red Sumber : Humas BAZNAS Kabupaten Lombok Timur Redaksi : SkalaNTB Media.Com

share Bagikan Artikel

WhatsApp Facebook Post
Link berhasil disalin!

Komentar (0)

Comments are coming soon...