Krisis Air Bersih, Warga Dusun Pene Utara Berharap Jaringan PDAM Segera Dibangun
Lombok Timur, 2 Juli 2026_Warga Dusun Pene Utara, Desa Pene, Kecamatan Jerowaru, mengeluhkan belum tersedianya jaringan air bersih dari PDAM Lombok Timur di wilayah mereka. Kondisi tersebut menyebabkan masyarakat kesulitan memenuhi kebutuhan air sehari-hari, termasuk untuk mandi dan berwudhu.
Kepala Dusun Pene Utara, Subuh, mengatakan hingga saat ini dusunnya belum menikmati layanan PDAM, sementara dusun lain di Desa Pene maupun desa tetangga telah mendapatkan akses air bersih.
“Kami sangat membutuhkan air bersih. Untuk mandi dan berwudhu saja sering mengalami kesulitan. Kami berharap pemerintah segera memberikan perhatian terhadap kondisi masyarakat di sini,” ujarnya, Rabu (1/7/2026).
Ia menjelaskan, pemerintah desa sebelumnya pernah membangun sumur bor menggunakan anggaran desa. Namun, fasilitas tersebut belum mampu memenuhi kebutuhan masyarakat karena sumber air yang diharapkan tidak ditemukan.
Saat ini, warga hanya mengandalkan tandon penampungan air dan membeli pasokan air menggunakan mobil tangki melalui iuran swadaya masyarakat. Bantuan dari para donatur juga menjadi salah satu penopang kebutuhan air bersih warga.
“Kami berharap Pemerintah Kabupaten Lombok Timur dapat segera mengalokasikan pembangunan jaringan PDAM ke Dusun Pene Utara agar persoalan krisis air bersih ini dapat segera teratasi,” katanya.
Sementara itu, Pengurus Yayasan Ahwal Mas Mirah, H. Mastur Amir, SKM, membenarkan kondisi tersebut. Sebagai bentuk kepedulian sosial, pihak yayasan menyalurkan bantuan air bersih dengan mengisi tandon masyarakat di pinggir Jalan Montong Kelelek, Desa Pene, Kecamatan Jerowaru.
“Kami berharap bantuan ini dapat membantu meringankan beban masyarakat dan memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari,” ujarnya.
Masyarakat berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret untuk memastikan seluruh warga, termasuk yang berada di wilayah perbatasan, mendapatkan hak yang sama atas layanan dasar berupa akses air bersih.