NTB March 11, 2026

Ketua Umum HMI Cabang Mataram Mengutuk Keras Tindakan Israel dan Amerika Serikat terhadap Iran

Heri S.
Heri S.
Admin 3 min read
Ketua Umum HMI Cabang Mataram Mengutuk Keras Tindakan Israel dan Amerika Serikat terhadap Iran
Ketua Umum HMI Cabang Mataram Mengutuk Keras Tindakan Israel dan Amerika Serikat terhadap Iran

Selasa 10 maret, massa aksi kerumuni persimpangan Bank Indonesia. Aksi tersebut bertujuan untuk mengutuk keras tindakan yang dilakukan oleh Israel dan Amerika Serikat. Kegiatan berlangsung tertib dan damai, diwarnai dengan orasi, doa bersama, serta pembentangan spanduk yang berisi pesan solidaritas dan kecaman terhadap tindakan militer yang dinilai telah menimbulkan penderitaan bagi warga sipil yang ada di Iran.

Berbagai poster yang berisi tuntutan penghentian kekerasan dan seruan agar dunia internasional mengambil langkah nyata untuk melindungi masyarakat sipil. Dalam orasi yang disampaikan bahwa tindakan yang dilakukan oleh pemerintah Israel dan Amerika Serikat terhadap penyerangan ke Iran merupakan pelanggaran serius terhadap nilai-nilai kemanusiaan serta prinsip hukum internasional.

Ketua Umum Ahmad Nasri menyampaikan bahwa kegiatan solidaritas ini merupakan bentuk kepedulian pemuda, mahasiswa, dan masyarakat terhadap krisis kemanusiaan yang terus berlangsung di wilayah Timur Tengah. Ia menegaskan bahwa tragedi kemanusiaan tidak boleh dibiarkan berlarut-larut tanpa adanya tekanan dari komunitas internasional.

Hmi menjunjung tinggi nilai-nilai yang terkandung dalam UUD 1945 bahwa segala bentuk penjajahan maupun penindasan diatas dunia harus dihapus sebab tidak berkesesuaian terhadap prikemanusiaan dan prikeadilan.

Bergabungnya Indonesia dalam BOP yang di inisiasi oleh Amerika Serikat dinilai bahwa dukungan tersebut berpotensi memperpanjang konflik serta menghambat upaya terciptanya perdamaian yang adil di kawasan Timur Tengah, ungkapnya.

Aksi solidaritas yang dilakukan di berbagai daerah diharapkan dapat menjadi tekanan moral bagi pihak-pihak yang terlibat dalam konflik agar segera menghentikan kekerasan dan membuka jalan menuju penyelesaian damai yang adil dan berkelanjutan.

Beberapa tuntutan massa aksi diantaranya;

  1. Mengutuk keras serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran yang telah mengakibatkan jatuhnya korban jiwa dan memperburuk krisis kemanusiaan.

  2. Mendesak Amerika Serikat dan sekutu-sekutunya melalui Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta untuk segera menghentikan segala bentuk tindakan militer terhadap negara-negara lain yang memperluas konflik serta berpotensi menimbulkan kejahatan perang.

  3. Mendesak Amerika Serikat dan pihak terkait untuk segera melakukan gencatan senjata serta membuka ruang dialog diplomatik dengan Iran guna menghentikan eskalasi konflik.

  4. Mendesak Dewan Keamanan PBB untuk segera mengambil langkah konkret sebagai negosiator perdamaian dalam konflik yang terjadi guna mencegah meluasnya perang regional.

  5. Mendesak lembaga-lembaga kemanusiaan internasional untuk memastikan perlindungan maksimal terhadap masyarakat sipil, terutama perempuan dan anak-anak yang menjadi korban konflik bersenjata.

  6. Mendesak Pemerintah Republik Indonesia untuk mengutuk secara tegas dan keras segala bentuk kejahatan perang dan pelanggaran hukum internasional yang terjadi dalam konflik tersebut.

  7. Mendesak Pemerintah Indonesia sebagai bagian dari Board of Peace (BoP) untuk mengoptimalkan perannya dalam menjaga ketertiban dunia sesuai amanat Pembukaan UUD 1945, dengan mendesak Amerika Serikat dan sekutu-sekutunya untuk menghentikan segala bentuk tindakan militer atau kejahatan perang di setiap negara berdaulat, sebab Amerika Serikat salah satu inisiator didirikannya BoP.

  8. Mendesak Pemerintah Indonesia untuk segera melakukan konsolidasi internal dalam proses pengambilan kebijakan terkait keterlibatan Indonesia dalam BoP, khususnya koordinasi antara Kementerian Luar Negeri dan DPR RI yang hingga saat ini belum berjalan secara optimal.

Aksi tersebut berlangsung tertib di bawah pengawasan aparat keamanan. Setelah rangkaian orasi dan pembacaan pernyataan sikap selesai, massa secara perlahan membubarkan diri dengan tetap menyerukan pesan solidaritas bagi rakyat Iran serta harapan akan terciptanya perdamaian di kawasan tersebut.(SKL).

share Bagikan Artikel

WhatsApp Facebook Post
Link berhasil disalin!

Komentar (0)

Comments are coming soon...