Ketua Komunitas Pelayan Masyarakat (KPM), Irfan Muliadi, Sampaikan Duka dan Keprihatinan atas Meninggalnya Pasien Pasca Operasi Caesar
Lombok Timur, 4 Juni 2026_Ketua Komunitas Pelayan Masyarakat (KPM), Irfan Muliadi, menyampaikan duka cita yang mendalam serta keprihatinan atas meninggalnya seorang ibu setelah menjalani operasi caesar dan proses rujukan ke fasilitas kesehatan lanjutan.
Menurut Irfan Muliadi, peristiwa tersebut sangat disayangkan karena menyangkut keselamatan seorang ibu yang sebelumnya tengah menjalani proses kelahiran dan menjadi bagian dari harapan besar sebuah keluarga.
“Saya memahami bahwa kondisi ibu hamil dan proses persalinan merupakan masa yang penuh harapan, kecemasan, doa, serta penantian panjang dari keluarga untuk menyambut hadirnya buah hati. Karena itu, ketika sebuah keluarga yang sedang menunggu kelahiran justru harus menghadapi kehilangan seorang ibu pasca operasi caesar, maka itu menjadi kesedihan yang sangat mendalam dan meninggalkan luka yang tidak mudah dilupakan,” ujar Irfan Muliadi.
Komunitas Pelayan Masyarakat memandang bahwa setiap peristiwa yang berkaitan dengan keselamatan pasien perlu menjadi perhatian serius dan bahan evaluasi bersama. Pelayanan kesehatan harus memastikan setiap tahapan berjalan dengan kehati-hatian, mulai dari tindakan medis, pemantauan pasca operasi, hingga proses rujukan apabila diperlukan.
KPM menegaskan bahwa pernyataan ini bukan untuk mendahului hasil pemeriksaan ataupun menyimpulkan adanya kesalahan dari pihak tertentu, melainkan bentuk kepedulian agar setiap kejadian dapat menjadi bahan pembelajaran untuk memperkuat mutu pelayanan kesehatan.
“Kami berharap seluruh pihak terkait dapat melakukan penelusuran dan evaluasi secara profesional, objektif, dan terbuka sehingga kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan tetap terjaga serta kejadian serupa dapat dicegah di masa mendatang,” tegas Irfan Muliadi.
Atas nama Komunitas Pelayan Masyarakat, kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhumah.