Jasa Raharja Disorot, Pemuda Sasak Bersatu Desak Evaluasi dan Audit Pelayanan di Lombok Timur
LOMBOK TIMUR, SkalaMedia.com — Pelayanan Jasa Raharja di Kabupaten Lombok Timur mendapat sorotan dari Pemuda Sasak Bersatu. Sorotan tersebut mencuat setelah keluarga korban kecelakaan lalu lintas yang meninggal dunia mengaku kecewa karena hingga sekitar dua minggu setelah kejadian belum mendapatkan informasi resmi terkait proses penanganan dari pihak Jasa Raharja.
Kasus kecelakaan tersebut telah ditangani oleh pihak kepolisian. Berdasarkan keterangan keluarga, berbagai kebutuhan penyelidikan telah dipenuhi, termasuk penyerahan barang bukti berupa sepeda motor, STNK serta dokumen lain yang diperlukan.
Pihak kepolisian juga telah meminta keterangan sejumlah saksi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Namun, keluarga korban mengaku sampai saat ini belum mendapatkan kepastian informasi dari pihak Jasa Raharja terkait proses selanjutnya.
“Semua sudah lengkap kami serahkan kepada pihak kepolisian, baik barang bukti sepeda motor, STNK maupun kebutuhan untuk kepentingan penyelidikan. Saksi juga sudah dimintai keterangan dan sudah dilakukan olah TKP. Tetapi sampai sekarang kami belum mendapatkan informasi resmi dari pihak Jasa Raharja,” ungkap orang tua korban.
Kekecewaan keluarga semakin besar karena korban dalam kecelakaan tersebut telah meninggal dunia. Dalam kondisi berduka, keluarga berharap adanya kepastian dan komunikasi yang jelas mengenai hak korban dan proses pelayanan yang sedang berjalan.
Sementara itu, Saiful, petugas Laka Lantas selaku penyidik yang menangani perkara tersebut, menyampaikan bahwa berkas yang diperlukan telah diserahkan kepada pihak Jasa Raharja.
“Semua berkas sudah kami serahkan ke Jasa Raharja. Tidak ada yang kurang. Tinggal dari mereka,” ujar Saiful.
Pemuda Sasak Bersatu Minta Evaluasi
Persoalan tersebut kemudian mendapat perhatian serius dari Pemuda Sasak Bersatu. Organisasi tersebut mempertanyakan kualitas pelayanan kepada masyarakat dan meminta agar keluhan keluarga korban tidak dianggap sebagai persoalan biasa.
Panglima Tertinggi Pemuda Sasak Bersatu, Ayunan, SH, mengatakan pihaknya akan membawa persoalan tersebut kepada pihak yang berwenang.
“Kami akan melaporkan persoalan ini kepada pihak yang berwenang. Kami meminta agar pelayanan Jasa Raharja di wilayah Lombok Timur dievaluasi dan, bila diperlukan, dilakukan audit secara menyeluruh,” tegas Ayunan, SH.
Menurut Ayunan, langkah tersebut bukan untuk menghakimi pihak tertentu. Namun, apabila terdapat persoalan dalam pelayanan, masyarakat berhak mendapatkan penjelasan dan kepastian.
“Ini menyangkut korban kecelakaan yang meninggal dunia dan keluarganya sedang berduka. Jangan sampai keluarga korban justru harus menunggu tanpa mendapatkan informasi yang jelas,” ujarnya.
Ayunan juga meminta agar pihak Jasa Raharja menjelaskan secara terbuka mengenai status berkas korban, kapan berkas diterima, tahapan yang sedang dilakukan, serta apakah masih ada persyaratan yang harus dipenuhi oleh keluarga.
“Kami tidak ingin menuduh siapa pun. Tetapi kalau berkas memang sudah dinyatakan lengkap oleh pihak kepolisian dan sudah diserahkan kepada Jasa Raharja, maka harus ada kejelasan mengenai proses selanjutnya,” katanya.
Minta Audit Secara Menyeluruh
Pemuda Sasak Bersatu menegaskan bahwa laporan yang akan ditempuh nantinya bukan hanya berkaitan dengan satu kasus, tetapi juga akan membawa aspirasi masyarakat yang mengeluhkan pelayanan Jasa Raharja di wilayah Lombok Timur.
Ayunan mengatakan pihaknya akan meminta pihak berwenang melakukan pemeriksaan secara objektif berdasarkan data dan fakta.
“Kami akan kawal persoalan ini melalui jalur resmi. Kalau memang diperlukan audit, kami minta dilakukan secara menyeluruh agar dapat diketahui apakah pelayanan selama ini sudah berjalan sesuai prosedur atau masih ada hal-hal yang perlu diperbaiki,” tegasnya.
Sebagai lembaga yang memberikan perlindungan dasar kepada korban kecelakaan lalu lintas, pelayanan Jasa Raharja dinilai harus mengedepankan kecepatan, transparansi dan kepastian bagi masyarakat.
Terlebih, data terbaru yang disampaikan Jasa Raharja menyebut Lombok Timur menjadi salah satu wilayah dengan kasus kecelakaan yang cukup tinggi di NTB.
Pemuda Sasak Bersatu berharap persoalan tersebut menjadi momentum evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, khususnya keluarga korban yang sedang menghadapi musibah.
SkalaMedia.com membuka ruang hak jawab dan klarifikasi kepada pihak Jasa Raharja wilayah Lombok Timur terkait keluhan keluarga korban dan sorotan Pemuda Sasak Bersatu tersebut.