Gawah Lauk Foundation Perkuat Advokasi Hak Kesehatan Berbasis HAM dalam Dialog Publik FKAK NTB
Gawah Lauk Foundation Perkuat Advokasi Hak Kesehatan Berbasis HAM dalam Dialog Publik FKAK NTB
Mataram, Kamis, 22 Januari 2026.
Gawah Lauk Foundation (GLF) menegaskan komitmennya dalam mengawal hak kesehatan masyarakat sebagai bagian dari hak asasi manusia dan hak fundamental warga negara. Penegasan tersebut disampaikan dalam Dialog Publik Forum Komunikasi Aktivis Kesehatan Nusa Tenggara Barat (FKAK NTB) bertema “BPJS Kesehatan. Tantangan Rumah Sakit dan Harapan Pasien” yang berlangsung di Aula An-Naba, INKES YARSI Mataram.
Sejak awal berdiri, Gawah Lauk Foundation secara konsisten melakukan kerja-kerja advokasi dan pendampingan terhadap kelompok rentan, seperti fakir miskin, lanjut usia, yatim piatu, dan masyarakat terlantar, agar dapat mengakses pelayanan kesehatan yang layak, adil, dan manusiawi.
Dalam forum tersebut, GLF menegaskan bahwa advokasi hak kesehatan berpijak pada UUD 1945 Pasal 28H ayat (1), Undang-Undang Hak Asasi Manusia, serta Undang-Undang Kesehatan yang menjamin hak setiap orang atas kesehatan, lingkungan hidup yang sehat, serta kebebasan menentukan pelayanan kesehatan secara mandiri dan bertanggung jawab.
Pimpinan Gawah Lauk Foundation, Ayunan S.H., menyampaikan bahwa selama lebih dari delapan tahun pendampingan, masih ditemukan kesenjangan pemahaman antara masyarakat dan tenaga kesehatan terkait hak-hak dasar pasien. Kondisi tersebut kerap memicu hambatan dalam akses pelayanan kesehatan, khususnya bagi kelompok rentan.
“Advokasi yang kami lakukan bertujuan memastikan pelayanan kesehatan berjalan adil, manusiawi, dan nondiskriminatif, tanpa menafikan keterbatasan sumber daya tenaga kesehatan,” tegas pimpinan GLF.
Sementara itu, perwakilan pihak pelayanan kesehatan yang hadir dalam dialog publik menyambut baik peran organisasi masyarakat sipil dalam penguatan pelayanan kesehatan. Menurutnya, pelayanan kesehatan harus terus berbenah dengan memperkuat perspektif hak asasi manusia agar tercipta layanan yang lebih komunikatif dan berkeadilan.
“Sinergi antara fasilitas kesehatan, BPJS Kesehatan, dan organisasi masyarakat seperti Gawah Lauk Foundation sangat penting untuk menjawab tantangan pelayanan kesehatan serta memenuhi harapan pasien,” ungkap salah satu narasumber dari unsur layanan kesehatan.
Melalui dialog publik ini, Gawah Lauk Foundation berharap terbangun kolaborasi yang berkelanjutan antara masyarakat, penyedia layanan kesehatan, dan pemerintah, sehingga hak atas kesehatan dapat terwujud secara nyata dan berkeadilan bagi seluruh warga negara.(admin)