Bupati Lombok Timur Apresiasi Insan Pers atas Kerja Pemberitaan: Untung Ada Wartawan yang Melakukan Kritik
Lombok timur-Bupati Lombok Timur, H. Hairul Warisin mengapresiasi kerja-kerja wartawan yang telah menyampaikan informasi kepada publik sehingga masyarakat dapat ikut mengontrol jalannya perogram pemerintah.
Pernyataan itu disampaikan pada momen silaturahmi pemerintah lombok timur dengan insan pers dan media lombok timur yang di rangkai dengan buka bersama. Kegiatan tersebut berlangsung di aula pendopo bupati lombok timur.
Kegiatan silaturrahmi di hadiri seluruh insan pers dari berbagai asosiasi dan ikatan profesi wartawan. Terpantau kegiatan sangat ramai. Dari Ikatan Jurnalis Siber, Forum Jurnalis Lombok Timur (FJLT), Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Forum Wartawan Media Online (FWMO) serta beberapa forum profesi wartawan lainnya. Suasana silaturrahmi terlihat tenang dan gembira sembari menunggu waktu berbuka puasa tiba.
Para jurnalis dengan riang gembira menghadiri kegiatan silaturahmi dengan orang nomor satu di pemerintahan Lombok Timur tersebut. Sebelum acara buka puasa tiba, Bupati Lombok Timur memberikan sambutan sebagai prolog sembari menunggu azan magrib di kumandangkan.
Dalam sambutannya, orang nomor satu di Kabupaten Lombok Timur yang akrab dipanggil Haji Iron itu dengan nada santai menyampaikan apresiasinya kepada seluruh insan pers dan media atas kerja-kerja wartawan dalam menyampaikan dan menyebarkan informasi kepada publik. "Saya sebenarnya takut kepada rekan-rekan media ini, barang lurus bisa dibuat bengkok, barang bengkok bisa di buat lurus," selorohnya kepada seluruh insan pers yang hadir.
Selain itu juga Pak Bupati sempat mengapresiasi kerja wartawan dalam pemberitaan dapur MBG. "Dari seribu lima ratus sekian dapur MBG ada satu dapur yang rusak maka 1490 sekian juga ikut terdampak." Apakah media itu yang salah, jawabannya tidak. Yang salah itu dapur. Sambungnya disambut tawa para jurnalis.
Tapi justru itu penting bagi pemerintah. Karena media tetap menyampaikan fakta yang benar tetap benar dan yang salah tetap salah.
Di akhir sambutan pak bupati tidak lupa menutup sambutannya dengan pantun apresiasi kepada seluruh elemen pers dan media.(Amir M).