Kecamatan February 02, 2026

Raker TK DEMIMAS Pemongkong Mantapkan Kerangka Rencana Kerja Perlindungan CPMI Berbasis Komunitas

Heri S.
Heri S.
Admin 2 min read
Raker TK DEMIMAS Pemongkong Mantapkan Kerangka Rencana Kerja Perlindungan CPMI Berbasis Komunitas
Raker TK DEMIMAS Pemongkong Mantapkan Kerangka Rencana Kerja Perlindungan CPMI Berbasis Komunitas

Lombok Timur, 2 Februari 2026 — Tim Kerja Desa Migran Emas (TK DEMIMAS) Desa Pemongkong menggelar Rapat Kerja (Raker) pada Senin, 02 Februari 2026, pukul 10.00 WITA hingga selesai, bertempat di Rupatama Kantor Desa Pemongkong. Kegiatan ini dihadiri oleh unsur TK DEMIMAS Desa dan Kabupaten (Lakpesdam NU), serta Pemerintah Desa Pemongkong.

Kepala Desa Pemongkong, Rudi Muliono, S.Sos., berhalangan hadir dan diwakili oleh Sekretaris Desa, Mukmin Sasaka,S.H., yang sekaligus menyampaikan sambutan pembukaan. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa keberadaan TK DEMIMAS harus menjadi instrumen strategis desa dalam memperkuat perlindungan Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) dari praktik-praktik nonprosedural dan kerentanan sosial-ekonomi.

“Persoalan migrasi kerja tidak cukup ditangani secara reaktif. Kita perlu kerangka kerja yang sistematis, berbasis komunitas, dan terhubung langsung dengan kebutuhan riil warga,” tegasnya. Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara desa, TK DEMIMAS, dan mitra program agar intervensi yang dilakukan tepat sasaran, terukur, dan berkelanjutan.

Raker ini secara khusus membahas penyusunan kerangka rencana kerja terkait persoalan CPMI dan P3MI berbasis komunitas dalam kerangka program Lakpesdam PBNU bekerja sama dengan GIZ Germany. Pembahasan diarahkan pada penguatan peran desa dalam pencegahan migrasi nonprosedural, pendampingan calon pekerja migran, serta penguatan literasi hukum dan sosial di tingkat komunitas.

Melalui forum ini, peserta menyepakati bahwa perlindungan pekerja migran harus dimulai dari desa, dengan pendekatan yang preventif, kolaboratif, dan berbasis data lapangan, bukan sekadar respons ketika masalah sudah terjadi.

Di akhir sambutannya, Mukmin Sasaka, S.H. menyampaikan harapan agar Raker ini melahirkan rencana kerja yang realistis, operasional, dan berdampak langsung bagi masyarakat Desa Pemongkong. “Target kita jelas: migrasi yang aman, bermartabat, dan melindungi hak-hak warga sejak dari hulu,” pungkasnya.(MS).

share Bagikan Artikel

WhatsApp Facebook Post
Link berhasil disalin!

Komentar (0)

Comments are coming soon...