Lombok Timur September 01, 2026

Puskesmas Sakra Timur Resmi Diresmikan, Bupati: Layani Dulu, Administrasi Belakangan

Heri S.
Heri S.
Admin 3 min read
Puskesmas Sakra Timur Resmi Diresmikan, Bupati: Layani Dulu, Administrasi Belakangan
Puskesmas Sakra Timur Resmi Diresmikan, Bupati: Layani Dulu, Administrasi Belakangan

LOMBOK TIMUR, SkalaMedia.com — Pesan tegas disampaikan Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin saat meresmikan gedung baru Puskesmas Sakra Timur, Selasa (1/9/2026).

Di hadapan jajaran tenaga kesehatan, pemerintah daerah, serta masyarakat, Bupati meminta pelayanan kesehatan tidak boleh berhenti hanya karena persoalan administrasi. Menurutnya, masyarakat yang datang ke Puskesmas harus terlebih dahulu mendapatkan pelayanan dan pertolongan.

“Layani dulu, jangan langsung menanyakan mana kartu BPJS-nya. Soal administrasi itu belakangan,” tegas Haerul Warisin.

Pernyataan tersebut menjadi pesan utama dalam peresmian fasilitas kesehatan yang dibangun dengan nilai sekitar Rp12 miliar itu.

Bupati menegaskan, pembangunan gedung baru harus berbanding lurus dengan peningkatan kualitas pelayanan. Gedung yang megah tidak akan memiliki arti apabila masyarakat masih mendapatkan pelayanan yang lambat, kaku, atau kurang ramah.

Ia bahkan memberikan gambaran sederhana. Ketika seorang ibu datang membawa anaknya yang sedang sakit, kata dia, yang dibutuhkan bukan hanya obat, tetapi juga sapaan, perhatian dan tindakan cepat dari petugas kesehatan.

“Jika ada seorang ibu datang membawa anaknya kemari, ia tidak sekadar mencari obat, tetapi butuh teguran, sapaan ramah, dan perhatian cepat dari kita,” ujarnya.

Anggaran BPJS Naik Lima Kali Lipat

Haerul Warisin juga mengungkapkan adanya peningkatan signifikan dukungan anggaran untuk kepesertaan BPJS Kesehatan di Lombok Timur.

Jika pada 2021 anggaran yang dialokasikan sekitar Rp25 miliar, pada 2026 jumlah tersebut telah mencapai sekitar Rp125 miliar, atau meningkat lima kali lipat.

Menurut Bupati, peningkatan anggaran tersebut merupakan salah satu bentuk komitmen pemerintah dalam memastikan masyarakat memperoleh akses pelayanan kesehatan.

“Ini bukti negara hadir. Jangan sampai ada warga yang sakit karena terkendala biaya,” katanya.

Selain BPJS Kesehatan, Pemkab Lombok Timur juga menyiapkan langkah untuk memperluas perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja rentan.

Program tersebut diharapkan dapat memberikan perlindungan kepada masyarakat ketika menghadapi risiko kecelakaan kerja maupun risiko kematian.

Puskesmas Ditargetkan Kerja Sama BPJS Awal 2027

Kepala Dinas Kesehatan Lombok Timur H. Aris Fahrurozy mengatakan, peresmian Puskesmas Sakra Timur dapat dilakukan setelah Surat Izin Operasional (SIO) diterbitkan pada 28 Agustus 2026.

Pemerintah daerah selanjutnya menargetkan Puskesmas Sakra Timur sudah dapat bekerja sama dengan BPJS Kesehatan paling lambat awal 2027.

Setelah kerja sama tersebut berjalan, proses akreditasi Puskesmas akan dilanjutkan.

“Alhamdulillah, ini jawaban atas penantian panjang masyarakat. Mudah-mudahan pelayanan di sini bisa jadi rujukan,” ujar Aris.

Harapan Baru Pelayanan Kesehatan Sakra Timur

Peresmian gedung baru Puskesmas Sakra Timur ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita oleh Bupati Lombok Timur.

Sejumlah pejabat dan unsur masyarakat turut hadir, di antaranya jajaran kepala OPD, Direktur RSUD dr. R. Soedjono Selong, jajaran rumah sakit daerah, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Selong, Forkopimcam, kepala desa, tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Usai peresmian, Bupati Haerul Warisin meninjau langsung sejumlah ruang pelayanan Puskesmas Sakra Timur.

Kehadiran gedung baru tersebut diharapkan menjadi momentum peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di wilayah Sakra Timur.

Bagi Pemkab Lombok Timur, pembangunan fasilitas kesehatan bukan sekadar soal membangun gedung, tetapi memastikan masyarakat benar-benar mendapatkan pelayanan yang cepat, ramah, mudah dan manusiawi.

share Bagikan Artikel

WhatsApp Facebook Post
Link berhasil disalin!

Komentar (0)

Comments are coming soon...