Perkuat Unsur Budaya dan Pariwisata, Datok M. Irwan Prastya Kawal Audiensi Festival Pesona Rinjani 2026
MATARAM, SkalaNTB Media.Com — Dewan Formatur Bidang Budaya dan Pariwisata Forum NTB Makmur Mendunia, Datok M. Irwan Prastya, turut mendampingi jajaran pengurus inti dalam audiensi bersama Asisten I Setda Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Fathul Gani, di ruang kerjanya, Kantor Gubernur NTB, Selasa (13/10/2026), pukul 14.00 WITA.
Audiensi tersebut membahas penguatan sinergi antara Forum NTB Makmur Mendunia dan Pemerintah Provinsi NTB dalam mendorong penyelenggaraan Festival Pesona Rinjani 2026, dengan menitikberatkan pada pelestarian kebudayaan, pengembangan potensi pariwisata, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Kehadiran Datok M. Irwan Prastya menjadi bagian dari upaya forum untuk memastikan bahwa unsur kebudayaan dan kearifan lokal mendapatkan ruang utama dalam perencanaan festival. Dengan demikian, kegiatan tersebut diharapkan tidak sekadar menjadi agenda hiburan, tetapi juga menjadi wadah promosi identitas budaya NTB kepada masyarakat nasional maupun internasional.
Dalam pertemuan tersebut, Lalu Fathul Gani, yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia HUT NTB 2026, menyambut baik gagasan Festival Pesona Rinjani 2026. Berdasarkan keterangan Humas Forum NTB Makmur Mendunia, festival tersebut mendapat dukungan untuk diintegrasikan ke dalam rangkaian peringatan HUT Provinsi NTB pada Desember 2026.
Datok M. Irwan Prastya: Budaya Harus Menjadi Roh Pariwisata
Dewan Formatur Bidang Budaya dan Pariwisata, Datok M. Irwan Prastya, menegaskan bahwa pengembangan pariwisata daerah perlu berjalan beriringan dengan pelestarian tradisi dan nilai-nilai luhur masyarakat.
“Kehadiran kami dalam audiensi ini adalah untuk memastikan bahwa Festival Pesona Rinjani tidak hanya menjadi agenda hiburan semata, tetapi juga menjadi panggung kehormatan bagi kekayaan seni budaya dan kearifan lokal NTB. Kita ingin nilai-nilai luhur daerah menjadi magnet utama pariwisata yang mampu memikat dunia,” ungkap Datok M. Irwan Prastya.
Menurutnya, kekayaan budaya, tradisi, seni, dan kearifan lokal merupakan bagian penting dari identitas NTB yang perlu diperkenalkan secara berkelanjutan melalui kegiatan pariwisata yang terencana.
Festival Pesona Rinjani diharapkan dapat menjadi ruang pertemuan antara pelaku seni budaya, komunitas masyarakat, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan pariwisata untuk membangun ekosistem pariwisata yang tetap berakar pada identitas daerah.
Forum NTB Makmur Mendunia Dorong Kolaborasi Lintas Sektor
Ketua Umum Forum NTB Makmur Mendunia, Dr. Ahmad Maksum Riadi, M.Pd., mengapresiasi keterlibatan jajaran dewan formatur dalam mengawal gagasan festival serta sambutan dari Pemerintah Provinsi NTB.
“Keterlibatan aktif tokoh budaya seperti Datok M. Irwan Prastya memberi bobot tersendiri dalam perjuangan kelembagaan ini. Dukungan penuh dari Bapak Asisten I Setda NTB semakin memantapkan langkah kami untuk menyajikan festival yang kental akan nuansa kebudayaan sekaligus berdampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujar Dr. Ahmad Maksum Riadi, M.Pd.
Ia berharap Festival Pesona Rinjani 2026 dapat menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, organisasi kemasyarakatan, komunitas budaya, dan pelaku pariwisata dalam mempromosikan potensi daerah.
Sinergi tersebut diharapkan tidak berhenti pada penyelenggaraan acara, tetapi berlanjut melalui program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, termasuk pelaku UMKM, seniman, pengrajin, dan masyarakat di kawasan destinasi wisata.
Rapat Lanjutan Disiapkan, Koordinasi Teknis Diperkuat
Sekretaris Forum NTB Makmur Mendunia, Ferri Fahrial Rahmad, S.E., dalam keterangannya kepada awak media, menyampaikan bahwa audiensi tersebut menjadi pijakan awal untuk memasuki tahapan koordinasi teknis yang lebih terstruktur.
“Kesepakatan hari ini membuktikan bahwa sinergi antara komunitas kebudayaan, organisasi kemasyarakatan, dan pemerintah daerah terjalin sangat harmonis. Kami siap melangkah ke tahap koordinasi lanjutan bersama panitia provinsi,” tutur Ferri Fahrial Rahmad.
Sebagai tindak lanjut, menurut keterangan forum, Pemerintah Provinsi NTB akan mengagendakan rapat koordinasi gabungan antara Panitia Pelaksana HUT NTB dan panitia Festival Pesona Rinjani 2026.
Pertemuan teknis tersebut direncanakan turut melibatkan Kepala Biro Umum dan Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTB, Yus Harudian Putra, S.STP., yang disebut menjabat sebagai Sekretaris Panitia Pelaksana HUT NTB.
Rapat lanjutan diharapkan dapat membahas pembagian tugas, konsep acara, keterlibatan pelaku budaya, promosi destinasi wisata, serta kesiapan teknis dan tata kelola pelaksanaan festival.
Menjaga Identitas Budaya, Membuka Peluang Ekonomi
Festival Pesona Rinjani 2026 diharapkan menjadi salah satu ruang strategis untuk memperkenalkan kekayaan budaya dan pariwisata NTB secara lebih luas. Melalui keterlibatan berbagai pihak, festival ini diharapkan mampu mempertemukan kepentingan pelestarian budaya dengan pengembangan ekonomi kreatif dan pariwisata berkelanjutan.
Bagi Forum NTB Makmur Mendunia, keberhasilan festival tidak hanya diukur dari kemeriahan acara, tetapi juga dari sejauh mana kegiatan tersebut mampu memberikan ruang bagi masyarakat lokal, menjaga warisan budaya, serta membuka peluang ekonomi yang berkelanjutan.
Dengan koordinasi lintas sektor yang matang, Festival Pesona Rinjani 2026 diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkuat citra Nusa Tenggara Barat sebagai daerah yang memiliki kekayaan alam, budaya, dan tradisi yang bernilai bagi Indonesia maupun dunia.
Laporan: Tim/Redaksi Sumber: Humas Forum NTB Makmur Mendunia Redaksi: SkalaNTB Media.Com