Lombok Timur April 24, 2026

Pemberdayaan Petani Lahan Kering, Baznas RI Serahkan Bantuan Program di Desa Gunung Malang

Heri S.
Heri S.
Admin 2 min read
Pemberdayaan Petani Lahan Kering, Baznas RI Serahkan Bantuan Program di Desa Gunung Malang
Pemberdayaan Petani Lahan Kering, Baznas RI Serahkan Bantuan Program di Desa Gunung Malang

LOMBOK TIMUR,Jum'at 24 April 2026,SkalaNTB Media.Com –

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI secara resmi menyerahkan bantuan program pemberdayaan senilai Rp 941 juta bagi kelompok tani di Desa Gunung Malang, Kecamatan Pringgabaya, Kamis (23/4/2026). Penyerahan bantuan ini dilakukan bersamaan dengan momentum Panen Raya Jagung varietas ADV Jago di lahan lumbung pangan binaan Baznas.

Ketua Baznas RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc, menyerahkan bantuan tersebut sebagai bentuk dukungan nyata terhadap transformasi ekonomi petani, khususnya di wilayah lahan kering. Dalam arahannya, ia menekankan bahwa tantangan utama saat ini bukan hanya pada masa tanam, melainkan pada pengelolaan setelah panen.

“Pak Bupati dianugerahi potensi pangan yang luar biasa. Tugas kita sekarang adalah mengelolanya dengan baik, terutama pada proses pasca-usaha tani agar benar-benar mampu meningkatkan nilai ekonomi dan kesejahteraan petani kita,” ujar Dr. Sodik Mudjahid. Ia juga mengajak para pemangku kepentingan untuk mengambil inspirasi dari Thailand dalam mengelola manajemen pangan nasional yang kompetitif.

Inovasi Lahan Kering di Lombok Timur

Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, memaparkan bahwa wilayahnya memiliki tantangan besar berupa 113.000 hektar lahan kering. Namun, ia bangga dengan ketangguhan para petani lokal yang mampu berinovasi secara mandiri.

"Di wilayah selatan, petani secara sukarela mengalokasikan lahan untuk embung penampung air hujan, sementara di utara mereka mengoptimalkan sumur bor. Dengan manajemen air yang tepat dan dukungan Baznas RI, kami optimistis kesejahteraan masyarakat di lahan kering akan terus meningkat," tegas Bupati.

Bupati juga menambahkan bahwa sektor pertanian tetap menjadi tulang punggung Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Lombok Timur. Selain jagung, komoditas tembakau turut menjadi unggulan dengan kontribusi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) mencapai Rp 50 miliar.

Dukungan Berkelanjutan Bantuan senilai Rp 941 juta ini diarahkan untuk memperkuat ekosistem pertanian di Desa Gunung Malang melalui pendampingan teknis dan perlindungan tanaman. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus membekali petani dengan pelatihan teknis guna meminimalisir risiko hama dan penyakit, sehingga hasil panen tetap stabil di tengah tantangan iklim.

Melalui sinergi antara Baznas RI dan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur, program ini diharapkan menjadi barometer keberhasilan pemberdayaan ekonomi berbasis zakat, infak, dan sedekah yang berdampak langsung pada pengentasan kemiskinan di sektor pertanian.

share Bagikan Artikel

WhatsApp Facebook Post
Link berhasil disalin!

Komentar (0)

Comments are coming soon...