Momentum Silaturahmi Kapolda NTB, Baznas Lombok Timur Tegaskan Komitmen Kepedulian Sosial
LOMBOK TIMUR,10 juli 2026,SkalaNTB Media.Com–
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lombok Timur menegaskan komitmennya untuk terus memperluas jangkauan kemaslahatan dan kepedulian sosial bagi masyarakat. Penegasan ini menjadi esensi penting dalam acara Silaturahmi Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB) yang dirangkaikan dengan penyaluran santunan bagi ratusan anak yatim dan lanjut usia (jompo), bertempat di Kantor Baznas Lombok Timur, Kamis (9/7).
Agenda strategis ini dihadiri langsung oleh Kapolda NTB Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja, Bupati Lombok Timur Drs. H. Haerul Warisin, M.Si, Wakil Bupati Ir. H. Moh. Edwin Hadiwijaya, MM, serta jajaran unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Lombok Timur.
Dalam momentum tersebut, Baznas Lombok Timur secara simbolis menyalurkan santunan kepada 100 anak yatim dan 100 warga lanjut usia. Kehadiran pucuk pimpinan Kepolisian Daerah NTB beserta jajaran kepala daerah ini menjadi simbol kuatnya sinergi kemanusiaan antara ulama, umara (pemerintah), dan aparat penegak hukum.
Ketua Baznas Lombok Timur, Drs. H. Muhammad Kamli, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam atas kehadiran Kapolda NTB dan seluruh unsur Forkopimda. Menurutnya, kehadiran para tokoh penting ini menjadi suntikan motivasi bagi Baznas untuk terus meningkatkan akuntabilitas dan pelayanan kepada umat.
"Kegiatan hari ini bukan sekadar seremonial, melainkan momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan Baznas. Bersama-sama, kita memperkokoh fondasi kepedulian sosial demi meringankan beban masyarakat yang membutuhkan," ujar Muhammad Kamli.
Transformasi Pengumpulan Zakat: Dari ASN hingga TNI-Polri Di tempat yang sama, Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin memberikan apresiasi tinggi terhadap lompatan kinerja dan transformasi yang ditunjukkan oleh Baznas Lombok Timur. Ia mengisahkan bagaimana lembaga ini berevolusi dari yang dulunya Badan Amil Zakat Daerah (Bazda) dengan sumber dana terbatas, kini telah tumbuh menjadi lembaga kepedulian yang inklusif.
"Dulu, penghimpunan zakat di daerah kita hanya mengandalkan kalangan guru dan Aparatur Sipil Negara (ASN). Namun saat ini, Baznas telah berhasil memperluas ekosistem zakatnya, menyentuh berbagai unsur mulai dari anggota Polri, TNI, hingga para pelaku usaha," ungkap Bupati.
Akselerasi penghimpunan ini berdampak langsung pada efektivitas program bantuan. Jika pada tahun-tahun sebelumnya santunan hanya mampu disalurkan setahun sekali menjelang Idulfitri, kini manajemen Baznas yang modern mampu menyalurkan bantuan secara berkala setiap dua bulan, bahkan sebulan sekali.
Mendorong Penurunan Angka Kemiskinan Lebih jauh, Bupati memaparkan kondisi makro ekonomi Lombok Timur. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Lombok Timur menunjukkan tren positif yang sangat signifikan dengan capaian 7,83 persen. Kendati demikian, tantangan pengentasan kemiskinan masih ada di angka 13,43 persen.
Pemerintah daerah berharap, pertumbuhan ekonomi yang tinggi serta penguatan program-program karitatif dan pemberdayaan dari Baznas dapat menjadi daya dorong utama dalam mempercepat penurunan angka kemiskinan di Lombok Timur.
Selain fokus pada dimensi sosial-ekonomi, Bupati juga memanfaatkan momentum kehadiran Kapolda NTB untuk merespons pesan terkait kelestarian lingkungan. Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga ekosistem kawasan wisata strategis Sembalun sebagai aset masa depan daerah.
Rangkaian acara yang berlangsung khidmat dan dihadiri oleh sekitar 350 peserta dari tokoh agama dan perwakilan masyarakat ini diawali dengan doa bersama yang dipimpin oleh Anggota Dewan Syariah Baznas Lombok Timur, TGH. Bahauddin, dan ditutup dengan penyerahan santunan secara simbolis oleh Kapolda NTB didampingi Ketua Bhayangkari Daerah NTB beserta seluruh jajaran pimpinan daerah yang hadir.
Laporan : Tim/Red Sumber :Humas,Sekretariat Baznas Kabupaten Lombok Timur. Redaksi :SkalaNTB Media.Com