Menginspirasi! Kisah Pak Romisah, Paruh Baya asal Lembuak yang Meraih Rp800 Ribu dari Sepiring Sate Bulayak Keliling
LOMBOK BARAT, 19/05/2026,SkalaNTB Media.Com–
Di tengah gempuran modernisasi kuliner, sebuah kisah inspiratif datang dari sudut Desa Lembuak. "Pak Romisah, seorang pria paruh baya berusia 56 tahun, membuktikan bahwa ketekunan dan kerja keras tidak pernah mengkhianati hasil. Dengan setia mengendarai sepeda motornya untuk berkeliling, ia sukses meraup pendapatan hingga Rp800.000 per hari hanya dari berjualan Sate Bulayak.
Namun, di balik angka Rp800 ribu yang berhasil diraihnya, ada perjuangan luar biasa seorang ayah yang Sangat besar. Dari setiap tusuk sate yang dibakar dan setiap kilometer jalanan yang ditempuh dengan motornya, Pak Romisah berhasil memikul tanggung jawab besar: menghidupi dan menyekolahkan 7 orang anaknya.
Sate Bulayak, kuliner khas Lombok yang disajikan dengan lontong berbungkus daun aren, menjadi satu-satunya sandaran hidup keluarga besar Pak Romisah selama bertahun-tahun. Setiap hari, tanpa mengenal lelah, ia memacu sepeda motornya menyusuri jalanan demi mengais rezeki. Semua itu ia lakukan demi memastikan masa depan ketujuh anaknya tidak terputus karena keterbatasan biaya.
Perjuangan Pak Romisah tidaklah mudah. Faktor usia yang tak lagi muda serta cuaca jalanan yang tak menentu seringkali menjadi tantangan fisik yang berat saat harus berkendara seharian. Namun, bayang-bayang wajah ketujuh buah hatinya yang tengah menuntut ilmu selalu menjadi bahan bakar semangatnya yang tak pernah padam. Berkat konsistensi dan cita rasa autentik bumbu sate buatannya, kini usaha kelilingnya berbuah manis dan mampu menyentuh angka penjualan yang fantastis.
"Semua ini buah dari kesabaran. Anak saya ada 7 orang, dan rata-rata semua bisa sekolah dari hasil jualan sate pakai motor ini. Kadang badan memang terasa pegal setelah seharian di jalan, tapi melihat anak-anak bisa terus belajar dan dagangan habis sampai bawa pulang Rp800 ribu, rasa lelah itu langsung hilang berganti syukur yang luar biasa," ujar Pak Romisah dengan mata berkaca-kaca menahan haru saat ditemui berteduh di Jalan Narmada- SelagAlas.
Kisah Pak Romisah menjadi tamparan sekaligus motivasi bagi banyak orang, bahwa keterbatasan usia bukanlah penghalang untuk menjadi pahlawan bagi keluarga. Melalui sepiring Sate Bulayak yang dijajakan dengan sepeda motornya, ia tidak hanya melestarikan warisan kuliner lokal, tetapi juga mengukir cerita tentang keagungan cinta seorang ayah, martabat, dan pendidikan yang diperjuangkan lewat peluh keringat.
Sate Bulayak Lembuak: Sate Bulayak Pak Romisah adalah salah satu representasi kuliner tradisional yang dipertahankan secara turun-temurun. Menggunakan bahan-bahan pilihan dan resep khas, usaha keliling menggunakan sepeda motor ini menjadi bukti nyata bagaimana sektor UMKM mikro mampu menjadi pilar utama kesejahteraan dan pendidikan keluarga di tingkat desa.
Laporan: Man Redaksi :SkalaNTB Media.Com