KPM Kembangkan Keterampilan Sablon, Dorong Kreativitas dan Peluang Usaha Baru bagi Anggota
Lombok Timur, 30 Oktober 2026– Komunitas Pelayan Masyarakat (KPM) terus berupaya mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui pengembangan keterampilan dan kreativitas anggotanya. Salah satu langkah yang kini mulai diwujudkan adalah mengembangkan keterampilan usaha sablon kain dan baju sebagai tindak lanjut dari pelatihan yang sebelumnya diperoleh melalui pembinaan Badan Narkotika Nasional (BNN).
Bertempat di Sekretariat Komunitas Pelayan Masyarakat, koordinator bersama sejumlah anggota KPM mulai melaksanakan praktik sablon secara mandiri. Kegiatan ini menjadi bentuk keseriusan anggota dalam mengembangkan ilmu dan keterampilan yang telah diperoleh agar dapat memberikan manfaat nyata, baik bagi anggota maupun masyarakat luas.
Ketua KPM, Irfan Muliadi, menyambut baik sekaligus memberikan dukungan penuh terhadap semangat dan kreativitas para anggota. Ia berharap keterampilan yang telah diperoleh tidak hanya menjadi pengalaman selama mengikuti pelatihan, tetapi mampu dikembangkan menjadi peluang usaha produktif yang bernilai ekonomi.
Menurutnya, peningkatan SDM tidak selalu harus dimulai dengan sesuatu yang besar. Melalui kemauan untuk belajar, keberanian mencoba, serta konsistensi dalam mengembangkan keterampilan, peluang usaha dapat tumbuh dari lingkungan komunitas itu sendiri.
Pengembangan usaha sablon ini diharapkan menjadi salah satu langkah awal dalam membangun kemandirian ekonomi anggota KPM sekaligus membuka ruang kreativitas bagi generasi muda.
Seiring dengan dimulainya praktik tersebut, KPM juga mulai membuka pelayanan jasa sablon kain dan baju bagi masyarakat. Bagi warga yang membutuhkan, dapat langsung mengunjungi Sekretariat KPM dengan penawaran tarif yang ekonomis dan terjangkau.
Melalui langkah sederhana ini, KPM berharap dapat terus menghadirkan kegiatan yang produktif, mengembangkan potensi anggota, serta membangun semangat bahwa setiap keterampilan memiliki peluang untuk tumbuh menjadi usaha yang bermanfaat.
Dari pelatihan menjadi keterampilan, dari keterampilan tumbuh kreativitas, dan dari kreativitas terbuka peluang kemandirian.