Ketua Gawah Lauq Lombok Angkat Topi untuk Muhrim & Pemerintah: Terima Kasih Telah Jaga Rumah Ibu Saniah Tetap Berdiri
LOMBOK TIMUR, Jum'at 17 Juli 2026.SkalaNTB Media.Com –
Rencana pilu Ibu Saniah untuk menjual satu-satunya rumah dan tanah miliknya demi membiayai pengobatan dan memulangkan sang anak akhirnya batal dilakukan. Berkat gotong royong dan sinergi kemanusiaan yang luar biasa dari berbagai pihak, beban berat yang dipikul Ibu Saniah kini diringankan.
Aksi tanggap dan kepedulian ini memantik apresiasi mendalam dari Ketua Gawah Lauk Lombok (GLL), Ayunan, S.H. Ia secara khusus menyampaikan rasa hormat dan terima kasih setinggi-tingginya kepada Muhrim selaku koordinator keluarga, pemerintah daerah, serta lembaga zakat yang telah bergerak cepat menyelamatkan aset paling berharga milik keluarga kurang mampu tersebut.
"Kami atas nama keluarga besar Gawah Lauk Lombok (GLL) angkat topi dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Saudara Muhrim, Pemerintah Provinsi NTB, Pemerintah Daerah Batam, serta BAZNAS NTB dan BAZNAS Batam. Terima kasih karena telah menjaga rumah Ibu Saniah tetap berdiri. Tanpa kepedulian bersama, kita tidak bisa membayangkan di mana keluarga ini akan berteduh jika rumah itu sampai terjual," ujar Ayunan, S.H. penuh haru.
Kepulangan yang Hangat dan Sinergi Lintas Sektor Perjalanan pemulangan anak Ibu Saniah dipenuhi oleh tangan-tangan baik. Biaya dokter dan perawat pendamping dibebaskan berkat kebaikan hati Mamiq Iqbal. Selain itu, donasi yang digalang melalui kolaborasi Bupati Lombok Tengah, Bupati Lombok Timur, BAZNAS NTB, dan BAZNAS Batam berhasil menutup biaya-biaya darurat pemulangan.
Setibanya di Bandara Internasional Lombok, Ibu Saniah dan anaknya langsung disambut hangat oleh tim gabungan yang terdiri dari:
BP3MI
Depnaker Provinsi NTB
Depnaker Lombok Timur
Direktur RSUP NTB
Pasien kemudian langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) NTB untuk mendapatkan perawatan medis lanjutan yang intensif.
Harapan Perawatan Lanjutan Berbasis BPJS Muhrim, yang bertindak sebagai jembatan dan koordinator komunikasi keluarga ke berbagai pihak, menyampaikan rasa terima kasih yang tiada terhingga atas kebaikan semua pihak yang terlibat.
Namun, perjuangan belum sepenuhnya usai. Mengingat Ibu Saniah merupakan keluarga prasejahtera dan berstatus sebagai penduduk perantau di Lombok Timur, Muhrim Rajasa menaruh harapan besar kepada Gubernur NTB dan Direktur RSUP NTB.
"Kami sangat berharap Bapak Gubernur NTB dan Direktur RSUP dapat memberikan kebijakan agar seluruh biaya perawatan lanjutan Ibu Saniah di RSUP cukup ditanggung oleh program BPJS Kesehatan. Beliau adalah warga tidak mampu yang hanya memiliki rumah dan tanah tempat tinggal saja. Jika aset itu harus dijual untuk pengobatan lanjutan, mereka mau tidur di mana lagi? Ini harus menjadi perhatian serius kita bersama, baik pemerintah maupun kami sebagai relawan kemanusiaan," tegas Muhrim.
Melalui rilis ini, seluruh pihak yang terlibat mendoakan agar anak Ibu Saniah dapat segera diberikan kesembuhan total, sehingga keluarga ini bisa kembali berkumpul dan merajut kebahagiaan di bawah atap rumah mereka sendiri yang berhasil diselamatkan.
Laporan : Tim/Red Redaksi : SkalaNTB Media.Com