Kesederhanaan Tanpa Nama Dari Sosok Camat Jerowaru
JEROWARU,LOMBOK TIMUR,SkalaNTB Media –
Kepemimpinan seringkali diuji bukan di balik meja, melainkan di tengah badai. Sejak dilantik pada 17 Oktober 2025 lalu, Sirah, S.Sos., mantan Penata Kependudukan dan Keluarga Berencana Ahli Muda DP3AKB Lombok Timur, terus menunjukkan bahwa jabatan Camat Jerowaru yang ia emban adalah murni tentang pengabdian, bukan pencitraan.
Baru-baru ini, sebuah cerita menyentuh hati beredar di tengah masyarakat.Salah seorang warga menceritakan pengalamannya saat wilayah Sekaroh dilanda musibah di tengah cuaca ekstrem. Di tengah guyuran hujan lebat, seorang pria terlihat mengendarai sepeda motor dari rumahnya menuju lokasi kejadian untuk ikut membantu warga yang sedang kesusahan.
Tanpa pengawalan, tanpa seragam dinas, dan tanpa memperkenalkan diri sebagai pejabat, pria tersebut membaur bersama masyarakat, bekerja bahu-membahu menembus hujan demi meringankan beban warga yang tertimpa musibah.
"Waktu itu hujan sangat lebat, beliau datang pakai motor dan langsung ikut membantu kami. Satupun dari kami tidak ada yang mengenalnya karena beliau sangat sederhana dan tidak bilang kalau beliau itu Camat," tutur salah seorang warga Sekaroh.
Kebenaran sosok pria tersebut baru terungkap tiga hari kemudian, setelah salah seorang petugas mengonfirmasi kepada warga bahwa orang yang turun langsung di tengah hujan lebat tersebut adalah pemimpin wilayah mereka sendiri, Sirah, S.Sos.
Pemimpin yang "Selesai" dengan Dirinya Kisah di Sekaroh hanyalah satu dari sekian banyak bukti jiwa sosial tinggi yang dimiliki sang Camat. Bagi Sirah, kehadiran seorang pemimpin di lokasi musibah adalah kewajiban moral, bukan panggung untuk mencari simpati.
Beliau Lebih memilih menggunakan kendaraan roda dua untuk menjangkau lokasi terpencil guna memastikan bantuan atau penanganan berjalan cepat.
Prinsipnya yang tidak menonjolkan diri saat membantu warga menunjukkan integritas dan ketulusan yang jarang ditemui.
Kasus di Sekaroh membuktikan bahwa ia adalah pemimpin yang benar-benar hadir di saat rakyat membutuhkan, bahkan di kondisi tersulit sekalipun.
Inspirasi Baru bagi Birokrasi Apa yang dilakukan oleh Sirah, S.Sos. memberikan pesan kuat bagi seluruh aparat pemerintahan bahwa jabatan adalah alat untuk melayani.
Perpaduan latar belakangnya yang terbiasa menangani urusan kependudukan dan keluarga berencana dengan aksi nyata di lapangan, menjadikan Kecamatan Jerowaru kini memiliki sosok "Ayah" yang mengayomi.
Di bawah kepemimpinannya, masyarakat Jerowaru tidak hanya melihat seorang birokrat, tetapi melihat seorang sahabat yang siap basah kuyup bersama rakyat demi sebuah tanggung jawab sosial.
Laporan : Man Redaksi : SkalaNTB Media.