Kesehatan April 15, 2026

Gaji Cuma Rp200 Ribu per Bulan, Nakes di Lombok Tengah Menjerit Minta Keadilan

Heri S.
Heri S.
Admin 2 min read
Gaji Cuma Rp200 Ribu per Bulan, Nakes di Lombok Tengah Menjerit Minta Keadilan
Gaji Cuma Rp200 Ribu per Bulan, Nakes di Lombok Tengah Menjerit Minta Keadilan

LOMBOK TENGAH,15 April 2026.SekalaNTB Media –

Sejumlah tenaga kesehatan (nakes) di Kabupaten Lombok Tengah mengeluhkan rendahnya Gaji yang mereka terima, yakni hanya sekitar Rp200 ribu per bulan. Kondisi ini dinilai sangat tidak layak dan jauh dari standar kesejahteraan bagi mereka yang selama ini menjadi garda terdepan pelayanan masyarakat.

Persoalan ini dipastikan akan bergulir ke tingkat nasional. Wakil Ketua Bangkit, L. Satria Wijaya, menegaskan bahwa pihaknya akan membawa langsung jeritan para nakes ini ke hadapan Wakil Presiden Republik Indonesia di Istana Negara pada pekan depan. Langkah ini diambil sebagai respons atas kebuntuan solusi di tingkat daerah.

Kadikes Dinilai Tak Solutif dan Menghindar Hingga saat ini, belum ada solusi konkret dari Kepala Dinas Kesehatan (Kadikes) Lombok Tengah terkait persoalan tersebut. Alih-alih memberikan kepastian, Kadikes dituding tidak memiliki terobosan untuk menyelesaikan krisis upah ini dan terkesan menghindar dari sorotan media serta publik.

"Kami tetap bekerja melayani masyarakat, tetapi dengan penghasilan seperti ini, sangat sulit untuk memenuhi kebutuhan hidup," ujar salah satu tenaga kesehatan yang enggan disebutkan namanya. Para nakes menduga rendahnya insentif ini berkaitan dengan keterbatasan kebijakan anggaran Pemkab Lombok Tengah, namun mereka menilai hal itu bukan alasan untuk mengabaikan kesejahteraan.

Akan Lapor ke Ombudsman dan Istana Selain rencana pertemuan dengan Wakil Presiden di Istana Negara pekan depan, para nakes juga berencana menyampaikan laporan resmi kepada Ombudsman Republik Indonesia. Laporan tersebut bertujuan untuk menindaklanjuti dugaan maladministrasi dalam pengelolaan tenaga kesehatan di Kabupaten Lombok Tengah.

"Sangat disayangkan, garda terdepan kita hanya dihargai Rp200 ribu. Karena di daerah tidak ada solusi, kami akan sampaikan fakta ini langsung ke Pusat," tegas L. Satria Wijaya.

para nakes menegaskan tiga harapan utama kepada pemerintah:

1 gaji 200 rb bagi nakes di batalkan

2.Segera ususlkan para nakes paruh waktu menjadi Full waktu

3.Meminta bupati segera mengabil langkah peralihan paruh waktu ke Full waktu dengan cara melobi kepusat Full waktu nakes di mabil oleh kementrian supaya tidak melebihi belanja pegawe 30%

Jika tidak segera ditangani, kondisi ini dikhawatirkan akan berdampak pada menurunnya kualitas layanan kesehatan kepada masyarakat di Lombok Tengah. Kesejahteraan nakes adalah faktor kunci dalam keberlangsungan sistem kesehatan yang baik.

Penulis : Man Redaksi : SkalaNTB Media

share Bagikan Artikel

WhatsApp Facebook Post
Link berhasil disalin!

Komentar (0)

Comments are coming soon...