Eksekusi Program Pembangunan: Gubernur Iqbal Gandeng Usman Kawal Aksi ‘NTB Makmur Mendunia’ dari Desa
LOMBOK, NTB,Jum'at 10 Juli 2026,SkalaNTB Media.Com —
Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), H. Lalu Muhammad Iqbal, terus tancap gas mengomandoi program pembangunan daerah dengan menetapkan desa sebagai lokomotif utama. Guna memastikan kebijakan bupati/Gubernur menyentuh lapisan terbawah, Gubernur Lalu Iqbal menggandeng tokoh masyarakat, Usman, untuk memperkuat pengawalan program di tingkat akar rumput demi mewujudkan visi "NTB Makmur Mendunia".
Langkah ini mempertegas batasan peran yang jelas: Gubernur Lalu Iqbal bergerak penuh dengan otoritas pemerintahan kekuasaan eksekutif dalam merancang dan mengeksekusi regulasi, sementara Usman bersama elemen warga bergerak di jalur partisipasi sosial masyarakat guna mengawal jalannya pembangunan agar inklusif dan merata.
"Desa kuat, NTB makmur mendunia. Otoritas pembangunan dan kebijakan strategis dari pemerintah provinsi akan pincang tanpa adanya partisipasi aktif dan pengawalan riil dari masyarakat di tingkat desa," ungkap Gubernur Lalu Iqbal.
Kewenangan Gubernur dan Penguatan Ekonomi Desa Sebagai kepala daerah yang memiliki wewenang penuh atas jalannya pemerintahan di NTB, Gubernur Lalu Iqbal mengarahkan instrumen kebijakan daerah untuk fokus pada penguatan sektor pertanian, pariwisata lokal, dan modernisasi UMKM desa. Intervensi kebijakan ini dirancang agar desa-desa di NTB mampu mandiri dan memiliki daya saing global.
Di sisi lain, Usman yang di juluki Usman Lenting,mengambil peran sebagai motor penggerak gotong royong warga. Ia menegaskan kesiapannya untuk membantu menyelaraskan program kerja pemerintah agar tepat sasaran dan langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat desa.
"Kami di lini masyarakat percaya bahwa desa adalah kekuatan utama NTB. Sesuai dengan arah kebijakan yang ditetapkan oleh Bapak Gubernur, kami siap bekerja nyata di lapangan, merajut kebersamaan, dan mengawal potensi setiap desa agar semakin dikenal dunia," ujar Usman.
Pola kerja sama ini menjadi contoh bagaimana sebuah otoritas formal berpadu dengan gerakan sosial yang sehat. Dengan menempatkan desa sebagai pusat pertumbuhan baru, pembangunan di NTB berjalan selaras dengan cita-cita besar menuju Indonesia Maju.
Melalui pembagian peran yang proporsional—di mana Gubernur memimpin dengan wewenang resmi pemerintahan dan Usman bergerak bersama sokongan rakyat—seluruh komponen masyarakat NTB diimbau untuk memperkuat persatuan. Kolaborasi ini diharapkan mampu membawa produk, budaya, dan potensi lokal NTB melompat ke panggung internasional.
Laporan :Tim/Red Redaksi :SkalaNTB Media.Com