NTB July 14, 2026

DKP Provinsi NTB Gelar Rapat Koordinasi Pemanfaatan Wisata Air Teluk Ekas, Kasat Pol PP Tekankan Dampak bagi Ekonomi Masyarakat

Heri S.
Heri S.
Admin 2 min read
DKP Provinsi NTB Gelar Rapat Koordinasi Pemanfaatan Wisata Air Teluk Ekas, Kasat Pol PP Tekankan Dampak bagi Ekonomi Masyarakat
DKP Provinsi NTB Gelar Rapat Koordinasi Pemanfaatan Wisata Air Teluk Ekas, Kasat Pol PP Tekankan Dampak bagi Ekonomi Masyarakat

Mataram, 14 Juli 2026_Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Nusa Tenggara Barat menggelar Rapat Koordinasi Pemanfaatan Aktivitas Wisata Air (KBLI 93246) di Perairan Teluk Ekas, Kabupaten Lombok Timur, bertempat di Ruang Rapat Mutiara DKP Provinsi NTB, Selasa (14/7).

Rapat koordinasi tersebut dihadiri 25 peserta yang berasal dari berbagai unsur, di antaranya Dinas Pariwisata Provinsi NTB, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi NTB, Satpol PP Provinsi NTB, Biro Hukum Setda Provinsi NTB, Dinas Pariwisata dan Dinas Perikanan Kabupaten Lombok Timur dan Lombok Tengah, Satpol PP Kabupaten Lombok Timur dan Lombok Tengah, Bidang Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil, Bidang Pengawasan SDKP, BLD BPSDKP Wilayah Pulau Lombok, Kepala Desa Ekas Buana, serta perwakilan Persatuan Selancar Ombak Kabupaten Lombok Timur dan Lombok Tengah.

Rapat yang dipimpin oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTB ini bertujuan membangun kesepahaman seluruh pemangku kepentingan dalam pemanfaatan aktivitas wisata air di kawasan Teluk Ekas agar berlangsung secara tertib, aman, dan berkelanjutan.

Dalam forum tersebut, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) Kabupaten Lombok Timur, Salmun Rahman, menegaskan bahwa pengelolaan wisata air, khususnya aktivitas selancar di Teluk Ekas, harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar.

Menurutnya, potensi wisata yang dimiliki Teluk Ekas merupakan aset daerah yang harus dikelola secara profesional dengan tetap mengedepankan kepentingan masyarakat lokal.

"Keberadaan wisata Ombak Ekas harus berdampak pada peningkatan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat setempat. Pengembangan kawasan wisata harus membuka peluang usaha, menciptakan lapangan kerja, serta memberikan manfaat langsung bagi masyarakat di sekitar kawasan," tegas Salmun Rahman.

Ia juga mengajak seluruh pihak, baik pemerintah, pelaku usaha wisata, komunitas selancar, maupun masyarakat, untuk membangun sinergi dalam menciptakan tata kelola destinasi wisata yang tertib, aman, dan berkelanjutan.

Melalui rapat koordinasi tersebut, diharapkan lahir kesepahaman bersama mengenai pengelolaan aktivitas wisata air di Teluk Ekas, sehingga potensi wisata yang dimiliki kawasan tersebut dapat berkembang secara optimal sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

share Bagikan Artikel

WhatsApp Facebook Post
Link berhasil disalin!

Komentar (0)

Comments are coming soon...