Direktur RSUD Patuh Karya Keruak Berganti, Bupati Lotim Soroti Pelayanan Pasien BPJS
LOMBOK TIMUR — SkalaMedia.com, Jumat (16/10/2026)
Jabatan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Patuh Karya Keruak, Kabupaten Lombok Timur, resmi berganti dalam pelantikan dan mutasi 158 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur yang berlangsung di Pendopo Bupati, Jumat (16/10/2026).
Kamarul Huda yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur RSUD Patuh Karya Keruak kini dimutasi menjadi Kepala Bagian Umum Sekretariat DPRD Lombok Timur. Posisi direktur rumah sakit tersebut selanjutnya diisi oleh Muhammad Zaini Jauhari, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat pada Dinas Kesehatan Lombok Timur.
Pergantian jabatan ini menjadi bagian dari penataan birokrasi Pemkab Lombok Timur yang mencakup pejabat administrator, pejabat pengawas, serta penugasan kepala puskesmas.
Secara keseluruhan, terdapat 158 pejabat yang dilantik dan ditugaskan, terdiri atas 15 pejabat administrator atau Eselon III, 140 pejabat pengawas atau Eselon IV, serta tiga kepala puskesmas.
Mutasi tersebut mengacu pada Keputusan Bupati Lombok Timur Nomor 800.1.3.3/469/KPSDM/2026 tertanggal 15 Oktober 2026 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian PNS dalam dan dari Jabatan Administrator dan Pengawas.
Bupati Tekankan Pelayanan Pasien BPJS
Dalam sambutannya, Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin, menyoroti keluhan masyarakat mengenai pelayanan kesehatan, terutama persoalan pasien peserta BPJS Kesehatan yang merasa dipersulit ketika mengakses layanan medis.
Bupati menegaskan bahwa pemerintah daerah telah menganggarkan Rp143 miliar untuk program BPJS bagi masyarakat Lombok Timur. Karena itu, pelayanan terhadap pasien peserta BPJS harus menjadi perhatian serius seluruh tenaga kesehatan dan pengelola fasilitas pelayanan kesehatan.
Menurut penegasan tersebut, status kepesertaan BPJS tidak boleh menjadi alasan bagi pasien untuk mendapatkan pelayanan yang tidak semestinya. Seluruh masyarakat harus memperoleh pelayanan kesehatan sesuai haknya, ketentuan yang berlaku, serta kebutuhan medis masing-masing.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa pelayanan kesehatan merupakan salah satu tanggung jawab mendasar pemerintah daerah. Pengelola rumah sakit maupun puskesmas dituntut memastikan masyarakat memperoleh layanan yang profesional, manusiawi, dan tidak diskriminatif.
Direktur Baru Dihadapkan pada Tantangan Peningkatan Layanan
Pergantian Direktur RSUD Patuh Karya Keruak berlangsung di tengah perhatian masyarakat terhadap kualitas pelayanan fasilitas kesehatan di Lombok Timur.
Dengan jabatan barunya, Muhammad Zaini Jauhari diharapkan dapat memperkuat tata kelola rumah sakit, meningkatkan kualitas pelayanan, serta memastikan setiap keluhan masyarakat ditangani secara serius dan terukur.
Evaluasi internal, kedisiplinan petugas, keterbukaan informasi pelayanan, dan mekanisme pengaduan yang responsif menjadi sejumlah aspek penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap rumah sakit daerah.
Masyarakat tentu berharap pergantian pimpinan tidak berhenti pada perubahan struktur jabatan, tetapi diikuti dengan perbaikan nyata yang dapat dirasakan langsung oleh pasien dan keluarga mereka.
Pada akhirnya, keberhasilan seorang direktur rumah sakit tidak hanya dilihat dari administrasi dan tata kelola organisasi, tetapi juga dari kemampuannya memastikan pasien memperoleh pelayanan yang layak, aman, dan sesuai standar.
SkalaMedia.com — Mengawal Informasi, Menyuarakan Kepentingan Publik.