Diduga Oknum Anggota BPD Desa Jerowaru Gunakan Dana Operasional BPD, Masyarakat Minta Transparansi & Di Audit
Jerowaru, Lombok Timur – Dugaan penggunaan Dana Operasional Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Jerowaru oleh oknum anggota BPD menjadi sorotan masyarakat. Sejumlah warga meminta adanya keterbukaan informasi serta klarifikasi resmi terkait penggunaan anggaran tersebut agar tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Masyarakat berharap seluruh penggunaan Dana Operasional BPD dikelola secara transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Apabila terdapat dugaan penyimpangan, warga meminta Inspektorat Kabupaten Lombok Timur maupun aparat penegak hukum melakukan pemeriksaan sesuai mekanisme yang berlaku.
Selain itu, masyarakat juga mengimbau agar semua pihak mengedepankan asas praduga tak bersalah dan menunggu hasil pemeriksaan resmi. Dugaan penyimpangan anggaran perlu dibuktikan melalui audit dan proses hukum yang objektif, sehingga tidak merugikan pihak mana pun tanpa dasar yang jelas.
Hingga rilis ini disusun, belum terdapat keterangan resmi dari pihak BPD Desa Jerowaru terkait dugaan tersebut. Oleh karena itu, media dan masyarakat diharapkan memberikan ruang hak jawab dan hak klarifikasi kepada pihak yang bersangkutan demi menjaga keseimbangan informasi.