Cegah Virus Hanta, Rutan Tangerang Edukasi Warga Binaan Bersama Dinkes
TANGERANG,SkalaNTB Media.Com–
Menyikapi beredarnya informasi terkait ancaman penyebaran Virus Hanta di berbagai belahan dunia, termasuk potensi risikonya di Indonesia, Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Tangerang bergerak cepat melakukan langkah preventif. Bekerja sama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang, Rutan Tangerang menyelenggarakan sosialisasi pencegahan dan penanganan Virus Hanta bagi warga binaan pada Kamis (11/06).
Virus Hanta sendiri dikenal sebagai penyakit yang ditularkan melalui tikus sebagai pembawa (vektor). Oleh karena itu, area dengan kepadatan hunian yang tinggi seperti rutan memerlukan perhatian ekstra untuk memutus rantai potensial penularannya.
Dalam pemaparannya, tim medis dari Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang menjelaskan secara detail mengenai karakteristik Virus Hanta kepada para warga binaan. Edukasi mencakup pengenalan penyebab penyakit, gejala klinis awal yang ditimbulkan, hingga mekanisme penularannya. Petugas Dinkes menekankan bahwa virus ini dapat menular melalui kontak langsung dengan urin, kotoran, atau air liur tikus yang terinfeksi, maupun melalui partikel udara (aerolisasi) yang telah terkontaminasi kotoran tikus tersebut.
Selain materi teoritis, warga binaan juga dibekali dengan panduan praktis dalam menjaga kebersihan lingkungan sehari-hari. Mulai dari pengelolaan sampah yang benar agar tidak mengundang tikus, hingga upaya gotong-royong pengendalian populasi tikus di dalam blok hunian. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Rutan Kelas I Tangerang, Irhamuddin. Ia hadir didampingi oleh Kepala Seksi Pelayanan Tahanan (Kasi Yantah), Dwiki Satya Hutama, serta Kepala Sub Seksi Bantuan Hukum dan Penyuluhan Tahanan (Kasubsi BHP), Rini Mauliani.
Dalam sambutannya, Irhamuddin memberikan penekanan khusus mengenai pentingnya kedisiplinan individu dalam menjaga kebersihan kolektif. Ia meminta seluruh warga binaan agar memperlakukan kamar hunian layaknya rumah sendiri yang harus selalu dijaga higienitasnya.
"Kesehatan merupakan tanggung jawab bersama. Saya mengajak seluruh warga binaan untuk terus menjaga kebersihan diri dan lingkungan kamar hunian. Jangan membuang sampah sembarangan, rutin membersihkan area sekitar, serta menjaga pola hidup bersih dan sehat. Dengan lingkungan yang bersih, kita dapat mencegah berbagai penyakit, termasuk Virus Hanta," tegas Irhamuddin dalam arahannya.
Lebih lanjut, Irhamuddin menyatakan bahwa kerja sama strategis dengan instansi luar seperti Dinas Kesehatan akan terus digalakkan secara berkala. Hal ini merupakan bagian dari komitmen Rutan Kelas I Tangerang untuk menghadirkan lingkungan pemasyarakatan yang tidak hanya aman secara fisik, tetapi juga sehat dan kondusif bagi pemulihan para warga binaan. Sebagai bentuk aksi nyata dari komitmen tersebut, seusai sosialisasi pihak rutan langsung membagikan alat penggunting kuku kepada seluruh warga binaan. Pembagian ini dimaksudkan sebagai sarana pendukung mendasar bagi warga binaan untuk menjaga kebersihan personal.
Selama kegiatan berlangsung, jajaran staf Kesatuan Pengamanan Rutan (KPR) turut disiagakan untuk mengawal jalannya acara agar tetap tertib, aman, dan mematuhi prosedur yang berlaku.
Melalui sinergi edukasi dan aksi konkret ini, diharapkan tingkat kesadaran dan kewaspadaan warga binaan Rutan Kelas I Tangerang terhadap ancaman penyakit menular—khususnya Virus Hanta—dapat meningkat secara signifikan, sehingga lingkungan rutan senantiasa terbebas dari potensi wabah penyakit.
Laporan :Tim Kontributor: Zainal Redaksi :SkalaNTB Media.Com