NTB August 28, 2026

Bendung Maraknya Fenomena Sosial Remaja, Dinsos NTB dan NTB Makmur Mendunia Siapkan Langkah Strategis

Heri S.
Heri S.
Admin 3 min read
Bendung Maraknya Fenomena Sosial Remaja, Dinsos NTB dan NTB Makmur Mendunia Siapkan Langkah Strategis
Bendung Maraknya Fenomena Sosial Remaja, Dinsos NTB dan NTB Makmur Mendunia Siapkan Langkah Strategis

MATARAM, Jum'at 28 Agustus 2026 SkalaNTB Media.Com—

Berawal dari kepedulian mendalam terhadap masa depan generasi muda di Nusa Tenggara Barat (NTB), Forum “NTB Makmur Mendunia” menggelar pertemuan koordinasi dan silaturahim penuh kehangatan bersama jajaran pimpinan Dinas Sosial Provinsi NTB di Kota Mataram, Jumat (28/8/2026) tepat pukul 10.30 WITA.

Pertemuan yang berlangsung dalam suasana kekeluargaan tersebut dibuka secara resmi oleh Sekretaris Dinas Sosial Provinsi NTB, Pak Sabri. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi serta keterbukaan Dinsos NTB untuk bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat demi mempercepat pencapaian kesejahteraan sosial.

Acara dilanjutkan dengan pembukaan dari pihak Forum "NTB Makmur Mendunia" yang disampaikan oleh Juru Bicara Forum, Zolkifli Mustafa, S.H. Setelah itu, Ketua Forum NTB Makmur Mendunia, Dr. Ahmad Maksum Riadi, M.Pd., memaparkan secara komprehensif mengenai gagasan serta arah kerja sama program strategis antara Forum dengan Dinas Sosial. Penjelasan tersebut makin diperkuat dan dilengkapi oleh Sekretaris Jenderal Forum NTB, Fery Fahrial, S.E., yang menguraikan kesiapan teknis keorganisasian dalam mengawal implementasi program di lapangan.

Dalam ruang diskusi yang hangat, kedua belah pihak secara khusus menyoroti maraknya fenomena dan bencana sosial yang kini mengintai kaum muda. Isu-isu sensitif yang berkembang pesat di media sosial

seperti keterlibatan remaja dalam judi online (judol), maraknya aksi joget erotis demi popularitas digital, hingga dinamika perilaku remaja LGBT—menjadi perhatian mendalam yang membutuhkan penanganan inklusif, humanis, dan terpadu.

“Kekuatan pemerintah saja tidak cukup. Kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat adalah kunci utama keberhasilan pelayanan sosial. Kita tidak hanya menangani gejala, tetapi harus merangkul dan menyelamatkan masa depan anak-anak kita,” ungkap jajaran pimpinan Dinas Sosial Provinsi NTB.

Dinas Sosial Provinsi NTB menyambut hangat inisiatif Forum “NTB Makmur Mendunia” yang menaungi berbagai organisasi dari lintas profesi. Sinergi ini dinilai menjadi angin segar untuk memperkuat jaring pengaman sosial berbasis komunitas dan pendampingan psikososial yang lebih menyentuh hati masyarakat.

Tak hanya berfokus pada dinamika remaja, diskusi strategis ini juga menyepakati komitmen bersama dalam mengawal Program Desa Berdaya yang dicanangkan Pemerintah Provinsi NTB. Forum “NTB Makmur Mendunia” menyatakan kesiapannya menjadi mitra strategis dalam mendampingi desa-desa sasaran, menguatkan ekonomi keluarga penerima manfaat, serta memastikan bantuan sosial terdistribusi tepat sasaran dan berkelanjutan demi mengentaskan kemiskinan ekstrem.

Poin Utama Kesepakatan Strategis:

Penguatan Desa Berdaya: Pendampingan partisipatif untuk pemberdayaan ekonomi keluarga dan optimalisasi bantuan sosial berkelanjutan.

Penanggulangan Bencana Sosial Remaja: Kajian mendalam serta aksi preventif-rehabilitatif lintas profesi untuk membendung pengaruh negatif media sosial (judol, konten erotis, dan perilaku berisiko).

Revitalisasi Karang Taruna: Mengembalikan peran Karang Taruna sebagai benteng pemuda di tingkat tapak melalui kegiatan olahraga, sosial, dan ruang kreatif positif.

Mengembalikan Roh Karang Taruna sebagai Benteng Pemuda Salah satu momen paling mengesan dalam pertemuan ini adalah hadirnya refleksi sejarah yang digugah oleh Datok M. Irwan Prasetya, Ketua Karang Taruna Mataram Timur tahun 1985 sekaligus penerima penghargaan Karang Taruna Terbaik Nasional tahun 1989 dari Presiden Soeharto. Beliau menyoroti redupnya gaung Karang Taruna saat ini dan pentingnya menghidupkan kembali wadah tersebut.

“Karang Taruna adalah benteng terdepan anak muda. Ketika remaja disibukkan dengan kegiatan sosial yang bermanfaat, olahraga, dan ruang berkarya, pengaruh negatif lingkungan dengan sendirinya akan terbentengi. Mereka butuh wadah positif untuk menyalurkan energi mudanya,” tegas Datok Irwan.

Gagasan inspiratif tersebut direspon cepat oleh Pak Subhan Hasan selaku Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial Dinsos NTB. Pihaknya berjanji akan segera menindaklanjuti hasil diskusi ini untuk merumuskan langkah reaktivasi Karang Taruna di berbagai wilayah NTB sebagai pusat aktivitas generasi muda yang positif.

Pertemuan yang dipenuhi optimisme ini ditutup dengan kesepakatan untuk menyusun rancangan kerja sama (MoU) formal yang lebih rinci, yang akan segera dilanjutkan dengan pelaksanaan program percontohan (pilot project) bersama di desa-desa terpilih di Nusa Tenggara Barat.

Laporan :Tim/Red Sumber : Humas Media ForumNTB Makmur Mendunia Redaksi :SkalaNTB Media.Com

share Bagikan Artikel

WhatsApp Facebook Post
Link berhasil disalin!

Komentar (0)

Comments are coming soon...