Lombok Timur August 31, 2026

BALON KADES LENTING, USMAN BERTEMU MENSOS RI BPK KH. SAIFULLAH YUSUF (GUS IPUL), BAHAS MASALAH DESIL

Heri S.
Heri S.
Admin 2 min read
BALON KADES LENTING, USMAN BERTEMU MENSOS RI BPK KH. SAIFULLAH YUSUF (GUS IPUL), BAHAS MASALAH DESIL
BALON KADES LENTING, USMAN BERTEMU MENSOS RI BPK KH. SAIFULLAH YUSUF (GUS IPUL), BAHAS MASALAH DESIL

JOMBANG 30 Agustus 2026 - Bakal Calon Kepala Desa (Balon Kades) Lenting, Kecamatan Sakra Timur, Lombok Timur, Usman, bertemu langsung dengan Menteri Sosial Republik Indonesia, Bapak KH. Saifullah Yusuf (Gus Ipul) di Acara muktamar NU ke-35 PP. Bahrul 'ulum tambak beras Jombang Jawa Timur.

Pertemuan ini membahas persoalan krusial yang menjadi keluhan utama warga Desa Lenting dan semua saat ini, yaitu masalah pengelompokan Desil dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Seperti diketahui, DTSEN yang kini menggantikan DTKS menjadi acuan tunggal penyaluran bantuan sosial. Warga dikelompokkan dalam Desil 1 (paling miskin) hingga Desil 10 (paling mampu). Bantuan seperti PKH, BPNT, PBI-JKN, hingga bantuan bencana hanya diprioritaskan untuk Desil 1 hingga Desil 5.

Dalam audiensi tersebut, Balon Kades Lenting, Usman, menyampaikan fakta di lapangan:

  1. Banyak Warga Miskin Masuk Desil Tinggi Ditemukan warga yang secara ekonomi sangat tidak mampu, rumah tidak layak huni, dan tidak punya pekerjaan tetap, justru masuk dalam Desil 6, 7 bahkan 8. Akibatnya mereka otomatis terhapus dari penerima bansos.

  2. Perlu Verifikasi Ulang dan Ground Check Usman mengusulkan agar Kemensos mendorong verifikasi dan validasi ulang DTSEN berbasis musyawarah desa, dengan melibatkan RT/RW, Kadus, dan pendamping sosial, agar data lebih akurat dan berkeadilan.

  3. Mekanisme Sanggah dan Usul yang Mudah Masyarakat awam kesulitan melakukan sanggah melalui aplikasi Cek Bansos. Diperlukan pendampingan khusus di desa.

Menanggapi hal tersebut, Mensos RI KH. Saifullah Yusuf (Gus Ipul) memberikan perhatian serius. "Alhamdulillah, Bapak Menteri KH. Saifullah Yusuf sangat responsif. Beliau memahami bahwa masalah Desil ini adalah masalah nasional. Beliau menegaskan, DTSEN memang masih dinamis dan terus diperbaiki. Kuncinya ada di pemerintah desa, harus aktif melakukan pemutakhiran data melalui operator SIKS-NG desa dan tidak boleh membiarkan warganya yang miskin terlewat," ungkap Usman usai di pertemuan.

Usman menambahkan, Gus Ipul berpesan agar calon pemimpin desa harus berani menjadi pembela warganya yang masuk kelompok rentan. "Pesan beliau jelas: Kepala Desa itu harus menjadi orang pertama yang tahu siapa warganya yang lapar, siapa yang sakit tidak bisa berobat, dan siapa yang berhak dibantu. Jangan sampai negara hadir tapi data di desa tidak akurat," tegas Usman menirukan pesan Gus Ipul.

Jika diberi amanah menjadi Kepala Desa Lenting, Usman berkomitmen menjadikan Pembenahan Data Desil DTSEN sebagai Program 100 Hari Kerja.

Langkah konkretnya adalah membentuk Tim Akselerasi Data Desa dan membuka Posko Aduan Desil di Kantor Desa untuk membantu warga melakukan cek desil dan pengusulan ulang.

Hormat Kami, Tim Pemenangan Usman Balon Kades Lenting 2026 - Peduli, Amanah, Merakyat

share Bagikan Artikel

WhatsApp Facebook Post
Link berhasil disalin!

Komentar (0)

Comments are coming soon...