Lombok Timur September 08, 2026

91 Mustahik Lotim Tak Lagi Sendiri Hadapi Biaya Berobat, BAZNAS Salurkan Bantuan hingga Rp2,5 Juta

Heri S.
Heri S.
Admin 3 min read
91 Mustahik Lotim Tak Lagi Sendiri Hadapi Biaya Berobat, BAZNAS Salurkan Bantuan hingga Rp2,5 Juta
91 Mustahik Lotim Tak Lagi Sendiri Hadapi Biaya Berobat, BAZNAS Salurkan Bantuan hingga Rp2,5 Juta

LOMBOK TIMUR, Selasa 8 September 2026 — SkalaNTB Media.Com — Ketika sakit datang bersamaan dengan keterbatasan ekonomi, biaya pengobatan sering kali menjadi persoalan yang jauh lebih berat daripada penyakit itu sendiri. Namun, bagi 91 mustahik di Kabupaten Lombok Timur, harapan untuk mendapatkan pengobatan kini mendapat jalan keluar.

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lombok Timur menyalurkan bantuan biaya kesehatan kepada 91 penerima manfaat melalui Program Penanggulangan Masalah Kesehatan. Penyaluran berlangsung di Aula Rapat Kantor BAZNAS Lombok Timur, Kamis (3/9/2026).

Bantuan tersebut diberikan berdasarkan hasil verifikasi dan tingkat kebutuhan masing-masing penerima. Nilainya mencapai Rp2,5 juta untuk penerima dengan kebutuhan tertentu, khususnya pasien yang harus mendapatkan rujukan pengobatan ke luar daerah.

BAZNAS Lombok Timur menegaskan, bantuan yang telah ditetapkan menjadi hak mustahik diberikan secara utuh tanpa potongan maupun biaya tambahan.

Kepala Pelaksana BAZNAS Lombok Timur, Amrul Arhap, M.Pd., mengatakan program tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran zakat di tengah masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan.

«“Hari ini kami mendistribusikan bantuan khusus biaya kesehatan dan pengobatan bagi 91 penerima manfaat yang tersebar di seluruh kecamatan di Lombok Timur. Sesuai arahan Bapak Bupati, kami memastikan zakat ini sampai utuh kepada orang yang benar-benar berhak,” ujarnya.»

Menurut Amrul, dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang dihimpun BAZNAS merupakan amanah dari para muzaki. Karena itu, proses pendistribusian dilakukan dengan mekanisme verifikasi agar bantuan benar-benar diterima masyarakat yang membutuhkan.

Tidak Ada Perantara

Untuk menjaga transparansi, BAZNAS Lombok Timur menerapkan mekanisme penerimaan bantuan secara langsung oleh mustahik atau keluarga inti.

Langkah tersebut sekaligus untuk mencegah adanya pihak yang mengatasnamakan penerima manfaat dan mengambil keuntungan dari proses pengajuan maupun pencairan bantuan.

«“Kami tegaskan, tidak ada istilah perantara dalam mengurus zakat. Kalau hak penerima disetujui Rp1 juta, maka Rp1 juta itu yang harus diterima utuh. Tidak ada potongan dan tidak ada biaya tambahan apa pun,” tegas Amrul.»

Sebelum bantuan diberikan, BAZNAS melakukan verifikasi administrasi dan faktual, mulai dari KTP, Kartu Keluarga, Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM), hingga surat perawatan dari fasilitas kesehatan.

Untuk pasien dengan kondisi berat yang tidak memungkinkan datang langsung ke kantor BAZNAS, pengurusan dapat diwakilkan keluarga dengan rekomendasi pemerintah desa setempat.

Bantuan Disesuaikan Kondisi Pasien

Kabag Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Lombok Timur, Muh. Munir Fauzi, M.Pd., menjelaskan bahwa besaran bantuan disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing penerima.

Adapun skema bantuan meliputi:

  • Perawatan rumah/Puskesmas: Rp500.000–Rp600.000.
  • Klinik/RSUD Kabupaten: Rp750.000–Rp1.000.000.
  • Rumah sakit tingkat provinsi: Rp1.000.000–Rp1.500.000.
  • Rujukan luar daerah seperti Bali/Jawa: hingga Rp2.500.000.

«“Setiap kasus memiliki tingkat kesulitan dan beban biaya yang berbeda. Bantuan hingga Rp2,5 juta kami sediakan khususnya bagi pasien yang harus dirujuk ke luar daerah seperti Bali atau Jawa,” terang Munir.»

Dari Muzaki untuk Mereka yang Membutuhkan

Salah seorang penerima manfaat, Hamdani, warga Pringgasela Timur, menyampaikan apresiasinya terhadap program tersebut.

Ia menilai bantuan BAZNAS sangat berarti bagi masyarakat kecil yang tengah menghadapi persoalan kesehatan sekaligus keterbatasan biaya.

«“Sangat luar biasa karena ini benar-benar meringankan beban masyarakat kecil. Semoga program seperti ini terus berjalan dan nominalnya bisa terus berkembang seiring peningkatan kepedulian masyarakat,” tuturnya.»

BAZNAS Kabupaten Lombok Timur menyampaikan apresiasi kepada seluruh muzaki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya untuk dikelola dan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Sebab, di balik setiap rupiah zakat yang disalurkan, ada harapan yang sedang diperjuangkan.

Bagi 91 mustahik tersebut, bantuan ini bukan sekadar angka. Ini adalah bukti bahwa di tengah kesulitan, masih ada tangan yang peduli dan harapan yang belum padam.

Laporan: Tim/Red Redaksi: SkalaNTB Media.Com

share Bagikan Artikel

WhatsApp Facebook Post
Link berhasil disalin!

Komentar (0)

Comments are coming soon...